SuaraBali.id - Pameran otomotif nyata belum digelar karena masa pandemi COVID-19, gelarannya di dunia maya terbilang banyak. Seperti sekarang misalnya (25/9/2020), PT Toyota-Astra Motor (TAM) menyajikan Toyota Virtual Expo.
Dikutip Suara.com, jaringan Suarabali.id, dari kantor berita Antara, PT TAM menggelar acara Toyota Virtual Expo selama tiga hari (25-27/9/2020) dalam skala Nasional.
Pihak Toyota melibatkan seluruh jaringan dealer Toyota di Tanah Air. Tujuannya agar mampu menarik calon konsumen lebih banyak.
Bagi yang ingin hadir di acara ini, cukup kunjungi website resmi Toyota, atau aplikasi mTOYOTA mulai hari ini, menjelang tengah hari nanti, yang berlangsung live mulai pukul 12.00 WIB atau 13.00 WITA.
"Toyota Virtual Expo hadir didorong komitmen kami untuk terus menghadirkan yang terbaik bagi pelanggan. Tidak hanya produk, namun layanan aftersales dan sales program," jelas Henry Tanoto, Vice President Director PT TAM, dalam rilis tertulis pada Jumat (25/9/2020).
"Acara ini adalah upaya kami untuk memberikan solusi mobilitas bagi masyarakat Indonesia, yang tentunya juga mengikuti perkembangan tren yang ada. Sejauh ini, kami bersyukur layanan yang kami sediakan dapat menjadi solusi mobilitas dan direspon dengan baik oleh para pelanggan," tambahnya.
Dalam pameran virtual Toyota Virtual Expo, pelanggan akan mendapat product exploration, live chat dengan tenaga penjual, penjelasan teknologi dan servis Toyota, serta pemesanan kendaraan secara online.
Sebelumnya, PT TAM sudah menggelar Toyota Virtual Expo pada Juli 2020, dihadiri 60.000 pengunjung virtual, serta menghasilkan total 250 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).
Selain itu, juga tampil dalam Indonesia Otomotif Online Festival (IOOF) pada Agustus 2020. Jumlah tamu virtual di booth PT TAM saat itu mencapai 100 ribu visitors dengan permintaan 650 SPK.
Baca Juga: Wuhan Gelar Pameran Otomotif Skala Internasional Perdana Usai Lockdown
Beberapa keseruan yang bisa didapat pengunjung dalam pameran virtual PT TAM ini adalah:
- Diskon untuk program Spektakuler, Deal Cermat, KINTO, serta program tukar tambah (trade-in) melalui Toyota TRUST.
- Special sales program berupa rate mulai dari 1,99 persen untuk Toyota Agya, Toyota Calya, Toyota Kijang Innova, dan Toyota Fortuner. Cicilan Agya dan Calya tersedia mulai Rp2 jutaan.
- Program Toyota Deal Cermat & KINTO dengan biaya bulanan yang lebih kompetitif, salah satunya Toyota Kijang Innova dengan cicilan mulai Rp5 jutaan.
Berita Terkait
-
Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat
-
Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup
-
Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut
-
Demo Mahasiswa Kepung DPR Hari Ini, Protes BBM Naik hingga MBG: Skripsi Saja Ada Direvisi!
-
Ribuan Mahasiswa Geruduk DPR Demo Harga BBM, Jalan Gatot Subroto Ditutup
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Harga Oli Motor Terus Meroket, Begini Cara Mengetahui Oli Palsu
-
Modus Licik S: Janjikan Lokasi Makan Bergizi Gratis, Warga Rugi Rp950 Juta
-
Kronologi Pemerkosaan Turis Korea di Gili Trawangan
-
Vonis Empat Koruptor Proyek Chromebook Lombok Timur Diperberat di Tingkat Banding
-
Sikat Habis Harta Koruptor, Kejari Lombok Tengah Setor Rp3,1 Miliar ke Kas Negara