SuaraBali.id - Kepolisian Resor (Polres) Jembrana berhasil meringkus komplotan pencuri dengan modus pecah kaca mobil. Lima orang pelaku berhasil diamankan.
Para pelaku tersebut adalah TP, EY dan AH, Mus dan HJ. Mereka berasal dari luar daerah dan sengaja beraksi di Bali.
Kapolres Jembrana Ajun Komisaris Besar Gede Adi Wibawa menerangkan dalam melancarkan aksinya, setelah memecahkan kaca komplotan pencuri mengambil barang berharga milik korban yang ada di dalam mobil seperti uang.
Para pelaku menggasak uang milik pasangan suami istri, warga asal Kota Negara belum lama ini.
"Komplotan ini beraksi dengan membawa kabur uang Rp70 juta, setelah memecahkan kaca mobil yang parkir di pinggir jalan," ujarnya di Negara, Rabu (23/9/2020).
Untuk mengungkap kasus dan menangkap pelaku, pihaknya melakukan pengejaran ke Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah.
Tak butuh waktu lama polisi berhasil menangkap komplotan pencuri. Mereka ditangkap saat berada di hotel.
Menurutnya, para pelaku ini berasal dari berbagai daerah seperti Provinsi Sumatera Selatan, Jawa Timur dan Jakarta.
"Empat orang diantaranya merupakan residivis tindak kriminal. Kami masih melakukan pengejaran satu tersangka lagi," kata Adi.
Baca Juga: Mobil Pemilik Ponpes Dibobol saat Bukber di Kemang, Cek Rp 43 M Raib
Sementara itu Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jembrana Ajun Komisaris Yogie Pramagita membeberkan kronologi aksi pencurian yang dilakukan komplotan tersebut.
Ia mengatakan pencuri melakukan aksinya di Kota Negara, dengan korban bernama Dahana, warga Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara.
Saat itu korban baru saja mengambil uang di bank senilai Rp 70 juta.
Setelah mengambil uang, ia bersama isterinya mampir di warung makan yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Kota Negara dengan mobil terparkir tidak jauh dari warung tersebut.
"Uang dari bank tersebut ditaruh dalam mobil saat mereka makan. Pelaku yang mengetahui hal itu langsung menjalankan aksinya dengan memecahkan kaca mobil," katanya.
Yogie mengatakan, komplotan ini memiliki peran masing-masing saat beraksi, mulai dari mengintai target di bank, memantau situasi serta melakukan eksekusi memecah kaca mobil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Polisi Ungkap Motif Mengejutkan Bocah Lompat dari Lantai 3 di Denpasar
-
Tak Gentar Meski Skuad Pincang, Johnny Jansen Bocorkan Kunci Kemenangan Bali United
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel