SuaraBali.id - Dua perempuan berbaju pegawai negeri sipil atau PNS bikin heboh karena mendoakan siswa mengeluh belajar online meninggal dunia. Doa sumpah serapah ini mereka pertontonkan dalam rekaman TikTok.
Mereka diduga seorang guru. Video oknum guru yang sontak viral tersebut dibagikan oleh akun Instagram @nenk_update pada Sabtu (12/9/2020) kemarin.
Video ini mulanya diunggah oleh salah satu pengguna TikTok. Keduanya merekam aksi tersebut di sebuah ruangan yang tampak seperti ruang guru di sekolah, lengkap dengan sejumlah kursi dan meja di belakangnya.
Sorotan warganet mengarah pada narasi yang ada pada video tersebut. Di sana tertulis ucapan doa yang dinilai sangat tidak layak diucapkan.
"Ketika para siswa mengeluh belajar online. Ya Allah cabut nyawa mereka," tulis narasi dalam video tersebut.
Video unggahan @nenk_update tersebut mendadak dibanjiri respons warganet. Video tersebut telah ditayangkan sebanyak lebih dari 96 ribu kali.
Video ini pun dibanjiri oleh komentar warganet yang tampak murka dengan ulah oknum guru tersebut.
Mereka menyayangkan kenapa masih ada guru yang dinilai tidak beradab sebagaimana kedua oknum guru ini.
“Macam apa itu? Gurunya kok begitu, gak ada akhlak, tidak mencerminkan digugu lan ditiru,” ujar @endah_ha****.
“Seragam coklat? Guru? Pecat saja. Kok bisa jadi guru gak ada akhlak gini. Semoga anakku gak diajar guru macam ini,” timpal @rian_pus***
Baca Juga: TikTok Jadi Juara di Agustus, Paling Banyak Diunduh Orang Indonesia
“Malu-maluin profesi guru aja sih,” ucap @ricap***
“Itu lah kenapa adab lebih penting diajarkan terlebih dahulu. Saya auto malu melihat itu,” sambung warganet lainnya.
Berita Terkait
-
Konten Video Pendek dan Live Streaming Bikin Bisnis UMKM Melejit hingga 135%
-
Berawal dari Hobi Main Game, Konten Kreator Sahrul Agusti Kini Jadi Pengusaha Digital
-
Ngemis Online di TikTok: Eksploitasi Kemiskinan Gaya Baru
-
Prabowo Ungkap Prioritas Gaji Guru, PNS, dan Layanan Kesehatan
-
Fenomena HopeTok di Era Digital: Kenapa Konten Positif Semakin Dicari GenZ?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa
-
5 Warga Tersangka Pembunuhan Pria Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Ayah Korban Pengeroyokan Usai Dituduh Curi Ayam Tinggalkan Tiga Anak
-
Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai
-
Guru SD di Buleleng Diduga Cabuli Murid, Polisi Lakukan Penyelidikan