SuaraBali.id - Sebanyak delapan orang pendaki tersesat di Puncak Adeng, Kabupaten Tabanan, Bali, Rabu (9/9/2020). Peristiwa ini menjadi yang kedua kali selama sepekan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Gede Darmada menuturkan setelah mendapat laporan mengenai kejadian tersebut, pihaknya langsung melakukan pencarian. upaya tersebut membuahkan hasil.
"Setelah kami terima laporan segera diberangkatkan 9 orang rescuer menuju lokasi untuk melakukan pencarian," ujarnya seperti dikutip Suara.com dari kabarnusa.com.
Adapun identitas korban yang , Gita Dewi (20), Merry (20), William (20), Wayan Oka Semara Jaya (20), Adhe Sugandhi (20), Putu Kostarika Melia (20), Ni Putu Mirah Kardila dewi (20), Maharani (20).
Dermada menerangkan rombongan mulanya melakukan mulai pendakian di Selasa (8/9/2020) dan memutuskan turun pukul 02.00 WITA. Namun mereka tersesat.
Tim SAR bersama BPBD Tabanan, Dit Samapta Polda Bali, Polsek Baturiti, Babinsa, Perangkat Desa Angsri, pemandu lokal serta warga berhasil menemukan delapan orang tersebut.
Mereka selanjutnya dibantu untuk melanjutkan perjalanan menuju Desa Angsri. Satu jam lebih berselang, tim SAR gabungan beserta target tiba dalam kondisi selamat.
Dermaga pun menyesalkan kejadian pendaki tersesat ini karena terus terulang seminggu terkahir,
Ia menghimbau kepada masyarakat yang melakukan pendakian harus mempersiapkan fisik, mental dan kelengkapan peralatan khususnya obat-obatan untuk penanganan awal kondisi darurat.
Baca Juga: Pelanggar Protokol Kesehatan Covid 19 di Sumsel Didenda Rp500.000
"Tidak mudah untuk melakukan pendakian jika fisik lemah apalagi belum mengenali medan di jalur pendakian, sebaiknya persiapkan diri yang matang sebelum memutuskan mendaki," ujarnya.
Selain itu, perlu diperhatikan juga perhitungan waktu pendakian saat naik ataupun turun, karena risikonya lebih besar jika turun dalam kondisi gelap, terlebih tidak ada pengalaman pendakian sebelumnya.
Untuk diketahui, pada Senin (7/9) enam pendaki tersesat di Gunung Adeng. Para pendaki tersebut tersesat ketika turun dan akhirnya terpisah dari rombongan. Beruntung mereka berhasil diselamatkan.
Berita Terkait
-
Maling Ayam Dikeroyok hingga Tewas, Mengapa Koruptor Tak Diperlakukan Sama?
-
Bakal Ada Tersangka Baru! Polisi Terus Usut Pengeroyokan Maut Pencuri Ayam di Bali
-
Nyawa Dibayar Ayam Sabung: Alarm Keras untuk Penegakan Hukum dan Nurani Kita
-
Polisi Tetapkan 5 Tersangka Pengeroyokan Pria yang Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Pencuri Ayam di Bali Tewas Diamuk Massa di Depan Anaknya, KSP: Main Hakim Sendiri Bukan Budaya Kita!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Ngebut Bawa Tas Kuning Isi Ayam, Dua Remaja 16 Tahun di Bali Diciduk Warga
-
Likuiditas Makin Solid Berkat Dana SAL, BRI Siap Perluas Kredit UMKM
-
Warga Buleleng Temukan Trenggiling Langka di Pantai, Begini Penampakannya
-
Bongkar Korupsi Jumbo! Kejati NTB Bidik 3 Kasus Sekaligus di Bank Daerah
-
Pengamat: Transformasi Danantara Berpotensi Perkuat Kontribusi Pajak BRI ke Negara