SuaraBali.id - Tiga orang pemuda Bali nekat mencuri sepeda motor gede (moge) milik teman sendiri. Alasannya, para pelaku sakit hati karena dicuekin oleh korban.
Kekinian polisi telah mengamankan komplotan pencuri tersebut.
Dikutip Suara.com dari Beritabali.com, ketiga pelaku yang ditangkap yakni GPS (29) dan IKSA (22) dan IGAS (42). Mereka merupakan warga Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana.
Para pelaku sekongkol mencuri moge Harley Davidson seharga Rp 180 juta milik teman mereka yang berinisial IKNOS, pada Selasa (2/9/2020).
Kasus pencurian tersebut kemudian dilaporkan korban ke Polres Jembrana.
Dalam laporannya, korban mengaku moge Harley Davidson (Fat Boy) miliknya awalnya diparkir di teras depan warung, pada Senin (31/8) sekitar pukul 22.30 WITA.
Saat itu korban lupa mencabut kunci otomatis motor dan langsung beristirahat.
Korban mengaku kaget saat mengecek keesokan harinya, tiba-tiba kendaraannya tidak ada di tempat semula. Walhasil, korban melaporkan kejadian itu ke polisi.
Mendapat laporan tersebut, tim Resmob Polres Jembrana langsung melakukan penyelidikan, Jumat (4/9) pukul 03.30 WITA.
Baca Juga: IDI Makassar: Waspada Klaster Keluarga dan Pilkada Serentak
Dalam penyelidikan, polisi mengarah kepada tiga pelaku. Petugas lantas mengunakan strategi untuk memancing para pelaku supaya keluar dari tempat persembunyiannya.
"Anggota Polres Jembrana berusaha memancing membeli Harley Davidson milik korban yang dicuri para pelaku," terang Dodi.
Beruntung, pancingan tersebut berhasil. Para pelaku sepakat menjual moge dan melakukan transaksi di Jalan Danau Batur, Lelateng Negara.
"Nah saat transaksi ketiganya diamankan," sambung Dodi.
Saat diinterogasi oleh petugas, ketiga pelaku mengaku mencuri sepeda motor karena sakit hati dengan korban.
"Mereka ini temanan. Tapi pelaku mengaku sakit hati karena korban tidak lagi peduli sama para pelaku," kata Dodi.
Berita Terkait
-
Prabowo Ungkap Penyebab Antrean BBM di Bali, Bukan karena Stok Menipis
-
Mau Liburan Natal dan Akhir Tahun Makin Berkesan? Ini Pilihan Aktivitas Seru di Bali
-
Tiga Srikandi TelkomGroup Bagikan Perspektif Kepemimpinan Perempuan di Bali Tech Week 2026
-
Sampah Plastik Bali Tak Cukup Diatasi dengan Memilah, Ini Masalah di Balik Daur Ulang
-
Olivia Padang dan Perjalanan Mengubah Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas