SuaraBali.id - Warga Kerobokan Kaja, Kuta Utara, Badung digegerkan dengan penemuan jasad laki-laki paruh baya yang tewas dengan cara gantung diri pada Senin (20/7/2020) sekitar pukul 7/30 WITA.
Korban diketahui berinisial INA (51). Diduga, kematian pria paruh baya tersebut lantaran terdesak masalah ekonomi.
Kasubag Humas Polres Badung Iptu Gede Oka Bawa menjelaskan kasus gantung diri terungkap setelah jajaran Polsek Kuta Utara menerima informasi dari warga.
Mendapat laporan tersebut, kepolisian langsung bergerak menuju TKP untuk mengumpulkan informasi terkait penyebab kematian korban.
Petugas kemudian memeriksan sejumlah saksi, diantaranya Agus Novianta Adi Putra (27) dan Eva (25).
Dari keterangan saksi Agus, diperoleh informasi bahwa saat kejadian pihak keluarga sedang melaksanakan acara melaspas rumah saudara.
Tetapi kata saksi Agus, sosok INA tidak terlihat dalam acara tersebut. Ia lalu masuk ke kamar koban untuk memberikan makanan.
Namun seketika dibuat syok melihat korban sudah dalam posisi tergantung diri di dalam kamar mandi rumahnya yang beralamat di Lingkungan Muding Buit Kelod, Br Muding Kelod Gang Nakula, Kerobokan Kaja.
Korban gantung diri dengan mengunakan tali nilon warna coklat dengan ukuran 2 meter.
Saat itu, lanjut saksi Agus, korban memakai baju warna hitam, celana pendek warna abu- abu. Sementara posisinya menghadap utara.
"Menurut keterangan saksi keluarga, korban diduga gantung diri karena terhimpit pada masalah ekonomi," ujar Iptu Oka seperti dikutip dari Beritabali.com--jaringan Suara.com, Selasa (22/7).
Baca Juga: Oknum Dosen Unram Ditindak Gegara Minta Mahasiswi Bikin Konten Tiktok
Iptu Oka mengatakan, dari hasil olah TKP tidak ditemukan tanda -tanda kekerasan di tubuh korban. Pihak keluarga korban juga tidak melakukan tuntutan atas peristiwa tersebut.
"Pihak keluarga tidak menuntut dan menganggap kejadian ini sebagai sebuah musibah dan selanjutnya membuat surat pernyataan tidak keberatan," ungkapnya, memungkasi.
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.
Berita Terkait
-
Pura-pura BAB, Pembunuh Bocah Alvaro Gantung Diri Pakai Celana Panjang di Ruang Konseling Polres
-
Terkuak! Detik-detik Mengerikan Sebelum Pemuda Nekat Gantung Diri di Flyover Pasupati Bandung
-
Masih Pakai Helm, Geger Pemuda Tewas Gantung Diri di Flyover Pasupati Bandung
-
Siswi 13 Tahun Tewas Gantung Diri di Cipayung, Polisi Dalami Dugaan Bullying
-
Surat Wasiat Pilu Ungkap Penyebab Ibu di Bandung Nekat Gantung Diri dan Racuni Dua Anaknya
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Terkuak! Saksi Kunci Pembunuhan Brigadir Nurhadi Terima Rp35 Juta dari Kompol Yogi
-
Kepala Kanwil BPN Bali Resmi Jadi Tersangka, Ini Kasusnya!
-
Rahasia Gaya Gen Z 2026: 4 OOTD Viral Bikin Langsung Terlihat Stylish & Elegan
-
5 Alasan iPhone 17 Pro Max Masih Diburu di Awal 2026
-
7 Camilan Sehat Ini Bikin Kenyang Tanpa Takut Gemuk