- Salat Tarawih merupakan sunnah muakkad yang keutamaan mengerjakannya bervariasi setiap malam kedelapan hingga keempat belas.
- Malam kedelapan Tarawih memberi anugerah seperti Nabi Ibrahim; malam kesepuluh mendapat kebaikan dunia akhirat.
- Malam keempat belas pahalanya malaikat bersaksi pelaksanaan Tarawih sehingga tidak dihisab saat kiamat.
وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّانِيَةَ عَشَرَةَ جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَوَجْهُهُ كَالْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ
Artinya: “Pada malam kedua belas, pada saat hari kiamat wajahnya bersinar bagaikan bulan di malam purnama.”
6. Malam Ke – 13
وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّالِثَةَ عَشَرَةَ جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ آمْنًا مِنْ كُلِّ سُوْءٍ
Baca Juga:Awas Gula Darah Naik! Ini 5 Ide Takjil Manis Menyegarkan Tanpa Gula dan Sirup
Artinya: “Pada malam ketiga belas, pada saat hari kiamat ia akan selamat dari segala macam keburukan.”
7. Malam Ke – 14
وَفِى اللَّيْلَةِ الرَّابِعَةَ عَشَرَةَ جَاءَتِ الْمَلَائِكَةُ يَشْهَدُوْنَ لَهُ اَنَّهُ قَدْ صَلَّى التَّرَاوِيْحَ فَلَا يُحَاسِبُهُ اللهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Artinya: “Pada malam keempat belas, malaikat menjadi saksi bahwa ia melakukan salat Tarawih, Maka Allah tidak akan menghisabnya kelak di hari kiamat.”
Begitulah Fadhilah mengerjakan Salat Tarawih di malam ke - 8 hingga ke - 14. Salat Tarawih sendiri dilakukan selepas salat Isya’ dan ditutup dengan salat witir (salat sunat dengan jumlah rakaat ganjil).
Baca Juga:Ini Alasan Anak Rantau Wajib Ikut Megibung Akbar Ramadan di Bali : Makan Pakai Daun Pisang
Salat Tarawih tidak termaksud ibadah wajib, melainkan sunah Muakkad yang sangat dianjurkan. Dimana amalan tersebut sangat ditekankan untuk dilaksanakan, namun tidak sampai pada Tingkat fardhu atau wajib.
Para ulama fiqih menjelaskan bahwa sunah muakkad adalah amalan yang senantiasa dikerjakan oleh Rasulullah SAW dan jarang ditinggalkan tanpa alasan.
Meski sangat dianjurkan, namun meninggalkan Salat Tarawih tidak menyebabkan dosa, hanya saja kehilangan pahala yang besar dan keutamaan yang dijanjikan Allah Swt.
Kontributor : Kanita