- Artikel ini membahas teks tentang Smong, kearifan lokal mitigasi bencana, dalam buku Bahasa Indonesia Kelas IX Kurikulum Merdeka.
- Smong adalah kearifan lokal Masyarakat Simeulue dari pengalaman masa lalu terhadap bencana gempa bumi dan tsunami.
- Tujuan lagu Smong adalah meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi datangnya tsunami dan pengetahuan cara menghadapinya.
SuaraBali.id - Dalam mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas IX Kurikulum Merdeka Bab V bertemakan “Menuju Laut”.
Melansir dari buku Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas IX (2022) karya Eva Y. Nukman, Anna Farida Kurniasari dan Helva Nurhidayah dalam Bab tersebut siswa mendapatkan wawasan tentang kekayaan laut Indonesia.
Pada halaman 127 terdapat sebuah teks mengenai “Smong, Kearifan Lokal untuk Mitigasi Bencana”.
Kemudian di halaman 130 terdapat soal – soal mengenai bacaan tersebut. Berikut kunci jawaban Bahasa Indonesia Kelas IX Halaman 130.
Baca Juga:Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas X Halaman 112: Lumpur Lapindo
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas IX Halaman 130
A. Memaknai Teks Laporan
Smong, Kearifan Lokal untuk
Mitigasi Bencana
Enggel mon sao surito
Baca Juga:Kunci Jawaban Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VI Uji Capaian Pembelajaran Halaman 43
Inang maso semonan
Manoknop sao fano
Uwi lah da sesewan
Dengarlah sebuah cerita
Pada zaman dahulu
Tenggelam satu desa
Begitulah mereka ceritakan
Unen ne alek linon
Fesang bakat ne mali
Manoknop sao hampong
Tibo-tibo mawi
Diawali oleh gempa
Disusul ombak yang besar sekali
Tenggelam seluruh negeri
Tiba-tiba saja
Anga linon ne mali
Uwek suruik sahuli
Maheya mihawali
Fano me singa tenggi
Jika gempanya kuat
Disusul air yang surut
Segeralah cari
Tempat kalian yang lebih tinggi
Ede smong kahanne
Turiang da nenekta
Miredem teher ere
Pesan dan navi da
Itulah smong Namanya
Sejarah nenek moyang kita
Ingatlah ini betul-betul
Pesan dan nasihatnya
Itulah lirik lagu yang bercerita tentang Smong karya Muhammad Riswan dengan nama tenarnya Moris.
Secara historis, Smong merupakan kearifan lokal dari rangkaian pengalaman Masyarakat Simeulue pada masa lalu terhadap bencana gempa bumi dan tsunami.
Setelah membaca teks di atas jawablah pertanyaan berikut ini secara mandiri. Tuliskan jawaban kalian di buku tulis.
1. Berdasarkan bacaan, apa tujuan Muhammad Riswan menciptakan lagu Smong?
Jawaban: Tujuannya yaitu agar Masyarakat waspada dengan tsunami yang bisa datang kembali sewaktu-waktu. Selain itu juga, Masyarakat diharapkan memiliki pengetahuan yang benar ketika menghadapi tsunami.
2. Bagaimana cara Masyarakat Simeulue menjadikan smong sebagai bagian dari hidup sehari-hari?
Jawaban: Dengan cara diceritakan kepada anak-anak menjelang tidur, menjadi lagu pengiring saat memetik cengkih, dan diceritakan dalam berbagai pertemuan keluarga.
3. Mengapa Masyarakat dunia tertarik pada smong sebagai salah satu cara mitigasi bencana? Apakah menurut kalian mereka tidak memiliki kearifan lokal sejenis?
Jawaban: Karena dengan pengetahuan yang dimiliki Masyarakat melalui smong, jumlah korban jiwa sangat sedikit.
Mungkin Masyarakat lain juga memiliki kearifan lokal, tetapi kurang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
4. Berdasarkan bacaan, apakah nafi dan nanga itu?
Jawaban: Nafi merupakan sejenis adat tutur berupa cerita atau nasihat kehidupan. Sementara Nanga adalah jenis kesenian tradisi Masyarakat Simeulue.
5. Menurut kalian, pada masa kini, apakah kearifan lokal semacam smong masih penting diajarkan? Sebutkan alasan kalian.
Jawaban: Kearifan lokal yang berisi nasihat kebaikan harus tetap dilestarikan sampai kapanpun.
Karena, ajaran leluhur akan sangat bermanfaat jika disampaikan pada generasi muda.
Kontributor : Kanita