18 Rumah Warga Kampung Bugis Roboh Dihantam Gelombang

Bencana hidrometeorologi di sejumlah daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat

Muhammad Yunus
Kamis, 22 Januari 2026 | 18:14 WIB
18 Rumah Warga Kampung Bugis Roboh Dihantam Gelombang
Rumah warga Kampung Bugis di Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Kamis (22/1/2026) [Suara.com/Buniamin]
Baca 10 detik
  • Banjir rob melanda Kampung Bugis Mataram pada Rabu (21/1) malam akibat cuaca ekstrem, merusak 18 rumah warga.
  • Sebanyak 18 rumah dilaporkan rusak akibat hantaman gelombang, memaksa sejumlah warga untuk mengungsi sementara ke kerabat atau masjid.
  • Pemerintah Kota Mataram mendata 25 KK terdampak serta telah menyiapkan posko logistik dan dapur umum sebagai tanggap darurat.

“Roboh juga rumah tetangga saya sekitar tiga rumah di samping saya ini,” katanya.

Pemerintah katanya sudah datang memantau kondisi warga. Belum ada janji apa-apa yang diterima hanya pendataan saja oleh petugas.

“Kita di data saja tadi,” ungkapnya.

Kondisi saat ini katanya tidak hanya kali ini saja. Namun karena sudah beranak pinak di kampung tersebut, mereka sudah merasa terbiasa.

Baca Juga:Fase Purnama, 7 Wilayah di Bali Harus Waspada Banjir Rob Diantaranya Denpasar Dan Tabanan

“Kita sudah merasa terbiasa dan kalau sudah besar sekali kita pindah ke lokasi yang lebih aman,” tuturnya.

Warga lainnya juga merasakan hal yang sama. Meski tempat tinggal tidak rusak parah, namun barang elektronik yang dimiliki sudah tidak bisa diselamatkan lagi seperti TV, kulkas dan lainnya.

“Barang elektronik sudah rusak semua,” kata Ana saat ditemui usai menutup rumah dengan karung berisi pasir.

Gelombang yang menghantam rumahnya mengakibatkan pagar luar rusak. Air laut masuk kedalam dan untuk bisa mengeluarkan air tersebut, dia terpaksa menjebol tembok bagian belakang rumahnya.

“Terpaksa kita jebol. Karena air yang masuk dan tidak bisa keluar. Jadi terpaksa ini kita jebol agar keluar lewat belakang,” katanya.

Baca Juga:Waspada, Banjir Rob Ancam 5 Pesisir Bali, 7-11 Oktober 2025

Melihat cuaca saat ini, Ana sementara waktu memilih tinggal bersama keluarga di tempat yang lebih aman dan belum berani untuk kembali.

Barang yang bisa diselamatkan sudah dipindah ke tempat yang lebih aman.

“Belum berani untuk kembali. Kita juga belum tahu kapan akan memperbaikinya,” katanya.

Sementara itu, Pemerintah Kota Mataram sedang mendata kerusakan yang terjadi. Dimana, berdasarkan data sementara sebanyak 18 rumah rusak.

Selain itu, 25 kepala keluarga (KK) atau 100 jiwa terdampak.

Pemkot Mataram juga sudah membuatkan posko logistic, dapur umum hingga posko pengungsian bagi warga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini