- Wisatawan mancanegara ke Bali saat Nataru 2025/2026 meningkat menjadi 20 ribu kunjungan harian.
- Untuk menghindari kemacetan, wisatawan disarankan mempelajari dan menggunakan jalan alternatif yang tersedia.
- Hindari titik kemacetan utama seperti Canggu dan Kuta, serta pertimbangkan penggunaan kendaraan roda dua.
SuaraBali.id - Libur akhir tahun selalu menjadi momentum meningkatkan wisatawan di berbagai tempat, termasuk Pulau Bali.
Menurut keterangan Gubernur Bali, Wayan Koster, wisatawan selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) mengalami peningkatan.
Arus wisatawan mancanegara bahkan menembus angka 20 ribu kunjungan per hari.
Hal ini menurut Koster meningkat dibandingkan periode sebelum Nataru berada di angka 17 ribu kunjungan harian.
Baca Juga:Rekomendasi Rental Mobil Listrik di Bali, Mulai 300 Ribu
Meningkatnya wisatawan yang berkunjung ke Bali ini tentu akan mempengaruhi peningkatan pengguna jalan.
Salah satu risikonya adalah membludaknya pengguna jalan hingga mengakibatkan kemacetan.
Hal ini yang kerap membuat orang – orang ‘malas’ untuk pergi berlibur di akhir tahun.
Padahal, kemungkinan besar momen kebersamaan keluarga hanya bisa dinikmati saat libur akhir tahun.
Lalu, bagaimana cara menghindari macet di Bali, dan tetap bisa menikmati setiap sudut destinasi wisata di Bali? Berikut tipsnya!
Baca Juga:Apritif Ubud, Fine Dining Pemenang Penghargaan yang Bikin Standar Kuliner Bali Makin Tinggi
1. Pelajari Jalan Alternatif
Bagi wisatawan yang baru berkunjung ke Bali perbarui informasi pengetahuan anda soal jalan alternatif yang ada di Bali.
Jalan alternatif ini memang difungsikan sebagai pengganti jalan utama, salah satunya untuk mengurangi kepadatan lalu lintas.
Anda disarankan untuk memilih jalan alternatif, agar terhindar dari kepadatan lalu lintas yang membuat stres.
2. Hindari Titik Kemacetan
Wisatawan yang hendak menikmati libur Nataru di Bali juga harus memahami titik – titik kemacetan yang ada di Bali, terutama di jalur yang dekat dengan Lokasi tujuan wisata anda.
Titik kemacetan yang paling terkenal di Bali adalah Kawasan Canggu, Jalan Raya Kuta, Sunset Road, Pusat Ubud, hingga Jalan Legian.
Apabila Lokasi tujuan anda melewati titik – titik tersebut, maka sebaiknya dihindari dan mencari jalan alternatif lainnya.
3. Pilih Kendaraan Roda Dua
Menghindari titik – titik kemacetan saja tidak cukup, anda juga perlu mempertimbangkan kendaraan yang hendak digunakan.
Misalnya, memilih mobil maupun motor. Pasalnya, kendaraan tersebut juga mempengaruhi mudah dan tidaknya anda bisa menembus kemacetan.
Sebaiknya gunakan kendaraan roda dua, seperti motor. Karena ukurannya yang kecil, membuatnya mudah untuk menembus kemacetan di jalan.
Selain itu, anda juga dapat menikmati pemandangan di Bali secara langsung, tanpa terhalang kaca mobil.
4. Cari Penginapan dekat dengan Lokasi wisata
Tentukan tempat penginapan yang lokasinya tidak begitu jauh dengan tujuan wisata anda.
Hal ini akan memudahkan anda untuk sampai di tempat tujuan tanpa harus menemui titik – titik kemacetan.
Dari segi waktu juga efektif, sehingga tidak terasa lama di jalan hingga jenuh menghampiri.
Sudah bukan menjadi rahasia umum jika jalanan di Bali sangat padat.
Terlebih saat libur akhir tahun, karena dipadati para wisatawan, baik lokal maupun turis asing.
Hal ini yang membuat anda harus pintar – pintar menghindari kepadatan tersebut, sehingga tetap enjoy menikmati liburan di Bali.
Kontributor : Kanita