“Kita akan fokus dulu dalam posisi tidak mengundang para cakada-cakada (calon kepala daerah) ya dan ketum-ketum parpol dulu,” ujarnya.
Muktamar PKB 2024 akan mendatangkan sekitar 2.700 kader PKB dari pusat serta perwakilan dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB di daerah. Para DPW dan DPC itu juga yang akan memberikan masukan untuk menentukan Ketum PKB periode selanjutnya pada Muktamar nanti.
Tidak Mau Bahas NU
Muktamar PKB di Bali akan membahas isu-isu terkait keputusan partai dan juga memilih pengurus berikutnya dari PKB.
Baca Juga:Menyebrang Jalur, PKB Bali Bocorkan Akan Dukung Koster di Pilgub Bali
Ketua Organizing Committee Muktamar PKB 2024, Cucun Ahmad Syamsurijal menegaskan Muktamar nanti akan berfokus untuk membahas isu terkait politik dan internal partai. Dia memastikan tidak membahas isu lainnya termasuk dengan ormas.
Seperti diketahui, terdapat isu soal hubungan PKB dengan Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam beberapa saat terakhir.
“Terkait dengan isu yang saat ini (hubungan PKB dengan PBNU), kami tidak ada agenda itu,” ujar Cucun.
Cucun menilai jika parpolnya bergerak dengan payung hukum yang berbeda dengan organisasi masyarakat seperti PBNU. Sehingga dirinya menilai agenda Muktamar untuk membahas agenda politik.
“Karena ormas itu Undang-undang yang mengatur adalah Undang-undang nomor 16 tahun 2017, tidak ada kaitan secara kebijakan policy atau struktur antara ormas dengan parpol,” tutur Cucun.
Baca Juga:Gagal Fokus! Ibu Ini Asyik Rekam Tari di PKB 2024, Eh Ternyata
“Makanya yang kita bahas ini adalah agenda-agenda politik bukan agenda ormas,” imbuhnya.