“Saya pikir dalam jangka panjang, memungkinkan untuk kami berinvestasi di Indonesia,” ujarnya.
“Jadi pada kegiatan ini kami mengumumkan Starlink. Saya pikir saya akan memberikan pengumuman (investasi) selanjutnya untuk kegiatan lain. Tapi saya pikir sangat memungkinkan untuk berinvestasi di Indonesia,” tutur Elon.
Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang turut meluncurkan Starlink bersama Elon juga menjelaskan jika pembiayaan Starlink di Indonesia menggunakan biaya APBN. Meski begitu, dia tak menyebutkan nominal yang digunakan untuk Starlink tersebut.
“Kami membuat pembiayaan tersedia di skala nasional dan mengalosikannya kepada 10 ribu puskesmas. Memang ada batas tapi saya harap batasnya cukup untuk menutupi biaya Starlink,” ujar Budi.
Baca Juga:Penampakan Puskesmas Pembantu Akan Dikunjungi CEO SpaceX Elon Musk di Bali
Peluncuran tersebut berlangsung selama sekitar satu jam sebelum Elon Musk meninggalkan lokasi.
Kagum Dengan Bali
Setelah beberapa saat menikmati Bali, dia mengaku jika Bali adalah pulau yang indah dan hebat.
Kedatangan Elon ke Bali juga berbarengan dengan kegiatan World Water Forum yang juga diadakan di Bali. Elon memenuhi undangan tersebut untuk datang ke Bali, setelah pada tahun 2022 lalu sempat diundang untuk menghadiri rangkaian kegiatan G20 namun dirinya hanya hadir via daring.
“Saya diundang ke World Water Forum dan saya pikir ini adalah kesempatan yang bagus untuk datang dan mengunjungi Indonesia dan Bali,” ujar Elon saat ditemui di lokasi, Minggu (19/5/2024).
Baca Juga:Elon Musk Akan Mendarat di Bali Besok Pagi, Disebut Akan Launching Starlink di Puskesmas
“Saya telah mendengar banyak hal bagus tentang Bali dan Indonesia. Ini tempat yang hebat dan pulau yang indah. Jadi, ini sepertinya adalah waktu yang tepat untuk secara resmi mengumumkan Starlink,” tuturnya.