Sama-sama Berada di Bali Untuk KTT G20, Iwan Bule Tak Temui Presiden FIFA

Pada kesempatan itu, Infantino membagikan bola resmi Piala Dunia 2022 kepada para kepala negara.

Eviera Paramita Sandi
Kamis, 17 November 2022 | 09:47 WIB
Sama-sama Berada di Bali Untuk KTT G20, Iwan Bule Tak Temui Presiden FIFA
Presiden FIFA Gianni Infantino memberikan bola resmi Piala Dunia 2022 Qatar di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Bali. Bola resmi tersebut diberikan Gianni kepada seluruh pimpinan negara yang hadir pada forum tersebut. [Dok. Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden]

SuaraBali.id - Perhelatan KTT G20 Bali juga dihadiri oleh Presiden FIFA Gianni Infantino. Namun demikian ternyata Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengaku tidak bertemu dengan Presiden FIFA meski keduanya berada di Bali pada hari yang sama, Selasa (15/11/2022).

"Saya tidak bertemu. Saya ada di Wayan Dipta (Stadion Kapten I Wayan Dipta)," ujar Iriawan di Jakarta, Rabu (16/11/2022).

Iwan Bule mengatakan bahwa dirinya datang ke Bali untuk meninjau Stadion Kapten I Wayan Dipta di Gianyar yang akan digunakan untuk Piala Dunia U-20 2023.

Ia juga mendatangi tempat latihan baru klub Bali United yang ada di Pantai Purnama, Gianyar.

"Pak Pieter (Pieter Tanuri pemilik Bali United yang juga anggota Komite Eksekutif PSSI-red) bilang beliau di Bali untuk melihat 'venue' Piala Dunia U-20 sehingga saya ada di sana," tuturnya.

Seperti diketahui, Presiden FIFA Gianni Infantino tiba di Bali pada Selasa (15/11) untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Ia pun ikut menghadiri jamuan makan siang bersama para pemimpin negara dan memberi sambutan.

Pada kesempatan itu, Infantino membagikan bola resmi Piala Dunia 2022 kepada para kepala negara.

Infantino disambut oleh beberapa pejabat negara seperti Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali serta Ketua KOI Raja Sapta Oktohari.

Meski tak bertemu di Bali, Presiden FIFA dan Ketua Umum PSSI sudah bersua di Jakarta, 18 Oktober 2022, untuk membicarakan beberapa hal termasuk tragedi berdarah di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan 135 orang dan melukai ratusan lainnya.

Mereka bahkan bermain sepak bola usai pertemuan tersebut. (ANTARA)

News

Terkini

Konten ini dihapus atas permintaan take down dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

News | 15:07 WIB

Perayaan Hari Arak ini dia harapkan bisa menjadi pengingat bagi generasi muda

News | 14:32 WIB

Ia kini berlabuh mengikuti jejak Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) ke Partai Perindo.

News | 07:12 WIB

Pasalnya pelaku disebut tidak mengetahui keberadaan kokain yang tersimpan dalam salah satu dari dua kopernya.

News | 13:58 WIB

Vaksinasi Rabies pun dilakukan secara massif selain itu petugas juga melakukan eliminasi.

News | 08:43 WIB

Suwarjono menjabarkan kondisi media massa mulai era kovensional sampai kekinian.

News | 06:43 WIB

Justru hari itu dimaksudkan untuk memuliakan arak itu sendiri.

News | 16:25 WIB

Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem NTB, Wahidjan membenarkan perihal pemberhentian tersebut.

News | 15:48 WIB

KAP mengaku merekam adegan persetubuhannya tersebut hanya untuk iseng diihat dan sebagai kenang-kenangan.

News | 11:06 WIB

Donatur tertinggi di situs tersebut memberikan sumbangan USD 1.000.

News | 21:07 WIB

Salah satu alasannya adalah adanya kewaspadaan virus Covid-19.

News | 18:38 WIB

Adapun seseorang yang hendak melakukan pengelukatan ke sana harus membawa satu Banten pejati.

News | 14:21 WIB

Ternyata dahulu kala di pantai ini terdapat pelabuhan bernama Pelabuhan Kuta.

News | 13:47 WIB

Penayangan konten lansia mandi lumpur ini masuk perhatian kepolisian setelah viral di dunia maya.

News | 18:18 WIB

Pihaknya juga akan membicarakan terkait apa saja yang bisa didapatkan selain peluang tenaga kerja.

News | 18:01 WIB
Tampilkan lebih banyak