Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pica Fest 2022 Bangkitkan Industri Lokal Bali Pasca Pandemi

Muhammad Yunus Senin, 08 Agustus 2022 | 12:45 WIB

Pica Fest 2022 Bangkitkan Industri Lokal Bali Pasca Pandemi
Gubernur Bali I Wayan Koster saat membuka acara ekonomi kreatif PICA Fest di Denpasar, Kamis (4/8/2022). [ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari]

Pergelaran musik yang diisi kegiatan ekonomi kreatif

SuaraBali.id - Pica Fest 2022 atau pergelaran musik yang diisi kegiatan ekonomi kreatif berupa penjualan pakaian dari industri merek lokal di Bali yang terselenggara 4-7 Agustus 2022 dinilai membangkitkan industri brand clothing pascapandemi.

"Hari ke hari penjualannya naik terus, kalau saya melihat antusias warga Bali yang seperti ini saya rasa (toko) clothing yang sebelumnya gulung tikar mungkin akan lebih bersemangat lagi untuk buka di Pica Fest," kata Humas Pica Fest 2022 I Gusti Made Febri Iswara di Denpasar, Bali, Senin 8 Agustus 2022.

Selama empat hari acara, Febri menyebut jumlah pengunjung Pica Fest lebih dari 80.000 orang, dengan rincian 15 ribu di hari pertama, 17 ribu hari kedua, 24 ribu hari ketiga dan hari terakhir 25 ribu pengunjung.

"Kami estimasi kalau selama empat hari ini ada 80 ribu orang yang datang ke Pica Fest dan satu orangnya membawa uang Rp100 ribu saja, itu artinya minimal ada Rp8 miliar perputaran transaksi di clothing saja," ujar Febri.

Baca Juga: Wakil Gubernur Bali: 1.900 Pesepeda Gran Fondo New York Bantu Pemulihan Pariwisata

Sebelumnya, selama dua tahun pandemi COVID-19, Pica Fest tak dapat terselenggara. Febri mengatakan jika dibandingkan dengan tahun terakhir yaitu 2019, keuntungan pergelaran ini melebihi ekspektasi penyelenggara, yaitu 65 ribu pengunjung total saat itu sehingga naik sekitar 15 ribu kunjungan.

Saat itu, sebanyak 75 clothing bergabung, namun karena terdampak pandemi sebagian tak dapat melanjutkan bisnis tersebut, dan di tahun ini Pica Fest menggandeng 40 toko merek pakaian lokal Bali.

Salah satunya merek Melvant, clothing milik Lia Asti (33) dalam satu hari mampu menghabiskan 200-300 buah baju dan tas selama membuka stan di Pica Fest 2022 yang berlokasi di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar.

"Penjualan selalu mencapai target, kami bawa produk kurang lebih 3.000. Setiap hari kami sampai restock (mengisi kembali) tiga sampai empat karung," kata Lia.

Pemilik sekaligus pembuat desain kreatif pada produknya itu menyebut angka ini jauh di atas kondisi dua tahun lalu. Dengan menjual pakaian seharga Rp100-Rp400 ribu, tokonya mendapat penghasilan kotor hingga ratusan juta rupiah dalam empat hari.

Baca Juga: Ada Kontes Foto Layang-Layang Berhadiah Jutaan Rupiah di Bali, Ini Syaratnya

"Kaget juga, sebenarnya kami mau rilis 50 sampai 100 desain baru khusus Pica Fest 2022 dengan targetnya sehari 100 produk terjual, tapi ternyata lebih, dengan kebanyakan pembeli usia 13-21 tahun dan 80 persen laki-laki," kata Lia.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait