facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Nikita Mirzani Melawan, Kini Adukan Penyidik Polres Serang Kota ke Propam Polri

Eviera Paramita Sandi Rabu, 22 Juni 2022 | 16:22 WIB

Nikita Mirzani Melawan, Kini Adukan Penyidik Polres Serang Kota ke Propam Polri
Nikita Mirzani memberikan keterangan usai laporkan penyidik Polres Serang ke Propam Mabes Polri

Dari pengintaian rumah dan penetapan tersangka, Nikita Mirzani merasa ada kejanggalan dari proses hukum atas laporan Dito Mahendra.

SuaraBali.id - Artis Nikita Mirzani secara resmi telah mengadukan penyidik Polresta Serang Kota yang menangani laporan Dito Mahendra terkait dugaan pencemaran nama baik dan penistaan ke Divisi Propam Polri.

Hal ini dilakukan pada Rabu (22/6/2022). Adapun kuasa hukum dari Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid, menilai ada dugaan sikap tidak profesional dari penyidik Polresta Serang Kota.

"Niki minta perlindungan hukum dan keadilan tentang adanya dugaan kriminalisasi dan ketidakprofesionalan," ujar Fahmi Bachmid, Rabu (22/6/2022).

Dari pengintaian rumah dan penetapan tersangka, Nikita Mirzani merasa ada kejanggalan dari proses hukum atas laporan Dito Mahendra.

Dimulai dari tidak adanya upaya penyidik Polresta Serang Kota mempertemukannya dengan Dito

"Padahal kalau menurut bapak Kapolri itu kan ada Restorative Justice, harus diketemukan dulu oleh sang pelapor, tapi ini nggak," kata Nikita Mirzani.

Selain itu soal status tersangka yang beredar pada 16 Juni 2022. Nikita Mirzani mengaku baru memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai saksi sehari sebelumnya

"Harusnya kan proses. Biasanya kita setelah datang pertama ada pemanggilan lagi, ini nggak. Serba cepat di sini, kayak ekspres banget," kata ibu tiga anak ini.

Belum lagi soal cara penyidik Polresta Serang Kota melakukan panggilan dengan penjemputan paksa, Nikita Mirzani merasa diperlakukan seperti kriminal.

"Mana restorative justice-nya? Orang saya yang ngerti hukum saja diginiin. Apalagi saya seorang selebriti, gimana kalau orang umum? Masyarakat umum mungkin sudah dipenjarain kali, penjara penuh sama kasus-kasus kayak begini. Ini kan nggak boleh," katanya membeberkan.

Komentar

Berita Terkait