facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pengakuan Sopir Bus Maut yang Tabrak Deretan Mobil di Tabanan : Saya Tidak Sengaja

Eviera Paramita Sandi Selasa, 21 Juni 2022 | 09:14 WIB

Pengakuan Sopir Bus Maut yang Tabrak Deretan Mobil di Tabanan : Saya Tidak Sengaja
Bus pariwisata yang mengalami kecelakaan dengan belasan kendaraan di Pacung, Baturiti, Tabanan, Bali. [Foto : Istimewa/beritabali.com]

Polres Tabanan menetapkan sopir bus yang bernama Agus Suprianto (38) ini sebagai pelaku tunggal akan kasus kecelakaan tersebut.

SuaraBali.id - Sopir bus pariwisata yang membawa rombongan siswa SMP Labschool Unesa 2, Surabaya ditetapkan sebagai tersangka atas peristiwa kecelakaan di Banjar Pacung, Desa Baturiti, Tabanan, Bali pada Sabtu, (18/6/2022).

Polres Tabanan menetapkan sopir bus yang bernama Agus Suprianto (38) ini sebagai pelaku tunggal akan kasus kecelakaan tersebut.

Saat dihadirkan dalam konferensi pers di Polres Tabanan, ia sudah menggunakan baju oranye. Ia pun sempat meminta maaf pada keluarga korban atas peristiwa itu.

“Saya tidak sengaja. Hanya berusaha menghentikan kendaraan,” ujarnya saat rilis di Mapolres Tabanan, Senin (20/6/2022) sebagaimana diwartakan beritabali.com – jaringan suara.com.

Baca Juga: Kecelakaan Bus di Tabanan Celakai Warga Lokal Hingga WNA, Polisi Panggil Perusahaan Bus

Dirinya pun mengaku panik saat terjadinya kecelakaan tersebut. Namun ia hanya berfokus agar menghentikan kendaraan dan mencegah terjadinya banyak korban.

Soal kondisi rem, menurutnya hal itu sudah dilakukan pengecekan.

"Jika saya buang kendaraan ke kanan, kondisi kendaraan sangat ramai. Itu tidak mungkin," katanya. 

Sedangkan Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra mengatakan, pihaknya masih akan meminta keterangan terhadap beberapa saksi termasuk perusahaan bus.

Terkini jumlah korban disebutkan sejumlah delapan orang. Enam orang mengalami luka ringan.

Baca Juga: Massa Kembali Geruduk DPRD Bali Bawa Bunga Tuntut SMAN Bali Mandara Tetap Gratis

"Sementara dua orang yang merupakan wisatawan asal Amerika dan Inggris masih menjalani perawatan di sebuah rumah sakit swasta di Denpasar karena luka terbuka yang cukup lebar," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait