Seekor Anjing Diduga Rabies Serang 3 Warga Saat Nyepi di Buleleng

Aparat desa dinas dan desa adat dan dikawal pecalang, mengawal ketiga warga itu ke rumah sakit untuk mendapatkan VAR.

Eviera Paramita Sandi
Jum'at, 04 Maret 2022 | 07:34 WIB
Seekor Anjing Diduga Rabies Serang 3 Warga Saat Nyepi di Buleleng
Ilustrasi anjing rabies [shutterstock]

SuaraBali.id - Sunyinya suasana Nyepi terpecah setelah seekor anjing tiba-tiba menyerang warga yang tengah bersantai menikmati suasana nyepi di kawasan Pantai Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt, Buleleng, Bali, Kamis (3/3/2022).

Seekor anjing tersebut menyerang 3 wara hingga menyebabkan gigitan dalam di tubuh warga tersebut. Gigitan terjadi pada bagian paha, kaki dan tangan.

Anjing yang diduga rabies tersebut kemudian dibunuh supaya warga lainya tidak terkena gigitan. Tiga warga yang terkena gigitan itu kemudian dibawa ke RSUD Tangguwisia, Kecematan Seririt untuk mendapatkan vaksin anti rabies (VAR).

Aparat desa dinas dan desa adat dan dikawal pecalang, mengawal ketiga warga itu ke rumah sakit untuk mendapatkan VAR.

Perbekel atau Kepala Desa Pengastulan Putu Widyasmita saat dikonfirmasi via sambungan telepon membenarkan warganya digigit anjing. Anjing tersebut diduga rabies sehingga warga langsung dibawa ke rumah sakut untuk mendapatkan perawatan dan VAR.

“Tiga warga yang digigit anjing yang diduga rabies telah dibawa ke rumah sakit. Karena masih suasana Nyepi kami berkoordinasi dengan pecalang untuk mengantar ke rumah sakit,” ungkap Perbekel Widy sebagaimana diwartakan beritabali.com – Jaringan suara.com.

Untuk penanganan lebih lanjut Widyasmita mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas terkait serta dokter hewan. Termasuk diantaranya menangani anjing liar yang banyak berkeliaran di desanya.

“Kami meminta kepada warga untuk berhati-hati karena diduga anjing yang menggigit warga itu tertular rabies.Sementara dengan dinas terkait untuk penanganan anjing liar sedang kami koordinasikan,” imbuhnya.

Untuk menghindari gigitan anjing tidak meluas, Widyasmita menghimbau kepada warganya untuk tidak melepas liarkan anjing peliharaannya. Jika memungkinkan anjing selalu dalam kondisi terikat dan secara rutin diperiksakan kesehatannya termasuk memberi suntikan anti rabies.

“Bagi warga yang memelihara anjing untuk mengikatnya agar tidak berkeliaran di jalanan bila perlu kesehatan anjingnya dikontrol terutama diberikan suntikan anti rabies,” tandas Widyasmita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini