Taman Batu Purwakarta: Sejarah, Info Tiket Masuk, Daya Tarik hingga Fasilitas

Taman Batu Purwakarta merupakan perpaduan antara kolam renang di atas bukit dengan latar pemandangan pegunungan nan mengesankan.

Nur Afitria Cika Handayani
Sabtu, 26 Februari 2022 | 09:40 WIB
Taman Batu Purwakarta: Sejarah, Info Tiket Masuk, Daya Tarik hingga Fasilitas
Taman Batu Purwakarta. (Shutterstock)

SuaraBali.id - Kenapa Purwakarta selalu ramai dikunjungi wisatawan luar kota, terutama saat musim liburan? Ya, salah satu kabupaten di Jawa Barat itu memang sarat obyek wisata, terutama wisata alam.

Nuansa Purwakarta yang hijau, sejuk dan asri memang memberi kenyamanan tersendiri. Taman Batu Purwakarta menjadi salah satu wisata alam yang menjadi jujukan turis karena memiliki pemandangan yang menakjubkan.  

Taman Batu Purwakarta merupakan perpaduan antara kolam renang di atas bukit dengan latar pemandangan pegunungan nan mengesankan.

Di sana, wisatawan dapat menikmati sensasi berenang sekaligus menikmati panorama alam di sekelilingnya yang memberi efek relaksasi.

Baca Juga:PDAM Purwakarta Belum Bayarkan Uang Pensiun, Pengamat: Sangat Tidak Manusiawi

Obyek wisata tersebut semakin menjadi pilihan karena tiket masuknya yang terjangkau. Lokasinya yang strategis semakin membuat Taman Batu Purwakarta menjadi primadona.

Mau tahu sejarah dan daya tarik obyek wisata alam tersebut? Yuk simak artikel berikut ini.

Sejarah

Awalnya, Taman Batu Purwakarta adalah kolam pemandian air dingin yang berasal dari mata air Cijanun. Tak heran jika lokasi wisata yang satu ini disebut juga Wisata Mata Air Cijanun.

Mata air tersebut dulu diolah PDAM sebagai sumber mata air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:Nyamar Jadi Pedagang Furnitur, Penjual Miral Oplosan Terciduk Jualan di Atas Tanah Negara

Namun PDAM kemudian menghentikan proyeknya dan air yang sudah ditampung dalam sebuah wadah tersebut kemudian digunakan sebagai kolam pemandian yang sekarang dikenal dengan Taman Batu.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak