facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Catatan Polresta Denpasar Terkait Kasus Kriminal Selama Setahun

Eviera Paramita Sandi Rabu, 29 Desember 2021 | 07:26 WIB

Catatan Polresta Denpasar Terkait Kasus Kriminal Selama Setahun
Kapolresta Denpasar Kombes Jansen Avitus Panjaitan saat gelar jumpa pers akhir tahun di mapolresta Denpasar, pada Selasa 28 Desember 2021. [Foto : Istimewa]

Sementara dalam catatan kasus menonjol tahun 2021, Polresta Denpasar berhasil mengungkap home industri pil ekstasi.

SuaraBali.id - Setahun terakhir, dari mulai Januari hingga 25 Desember 2021, Polresta Denpasar mencatat ada 853 gangguan kamtibmas dengan tingkat penyelesaian 828 kasus atau 97 persen.

Sementara dalam catatan kasus menonjol tahun 2021, Polresta Denpasar berhasil mengungkap home industry pil ekstasi di sebuah rumah kontrakan Jalan Tukad Balian, Denpasar Selatan pada Rabu, 14 Juli 2021 pukul 16.00 WITA.

Pelakunya bernama Sam To (49), seorang residivis kasus narkoba. Dari tangan pelaku diamankan ekstasi sebanyak 286 butir serta sabu seberat 106,92 gram.

Kemudian, penangkapan 7 orang tersangka dalam kasus pengeroyokan di simpang Jalan Subur - Jalan Kelimutu, Monang-maning, Denpasar Barat.

Dalam kasus ini menewaskan Gede Budiarsana (34). Dengan terlapor 7 tersangka yakni Wayan Sadia (40), Benny Bakarbessy (42), Fendy Kaimana (30), Jos Bus Likumahwa (30), Gst Bagus Christian Alevanto (23), Gerson Pattiwaelapia (23) & Dominggus Bakar Bessy (23).

Adapun kasus menonjol lain yang berhasil diungkap antara lain kasus curat, curas, curanmor, narkoba dan kasus pembunuhan.

Kapolresta Denpasar Kombes Jansen Avitus Panjaitan saat gelar jumpa pers akhir tahun di mapolresta Denpasar, pada Selasa 28 Desember 2021 mengatakan kasus curat tercatat 61 ada kasus dengan penyesaian 65 kasus atau 106 persen. Kemudian curas 10 kasus dengan diselesaikan 9 kasus atau 90 persen.

Untuk curanmor 56 kasus dengan penyelesaian 29 kasus atau 52 persen. Kasus narkoba 294 kasus dengan penyelesaian 311 kasus atau 106 persen. Sedangkan 4 kasus pembunuhan yang semuanya sudah masuk proses persidangan.

Ditegaskanya, bila dibandingkan dengan tahun lalu, tingkat penyelesaian perkara tahun ini meningkat 71 persen.

"Dimana tunggakan kasusnya minus 5 persen," ujarnya sebagaimana diwartakan beritabali.com – Jaringan Suara.com.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar

Berita Terkait