facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Antisipasi Omicron di Bali Saat Nataru, Ini 3 Catatan Penting dari Gubernur Koster

Eviera Paramita Sandi Senin, 20 Desember 2021 | 15:56 WIB

Antisipasi Omicron di Bali Saat Nataru, Ini 3 Catatan Penting dari Gubernur Koster
Antisipasi Omicron di Bali Saat Nataru, Ini 3 Catatan Penting dari Gubernur Koster. [Foto : Istimewa/beritabali.com]

Gubernur Bali Wayan Koster mengimbau, agar semua Kepala Daerah bersama Forkopimda agar melaksanakan 3 poin penting sebagai langkah antisipasi.

SuaraBali.id - Menjelang Natal dan Tahun Baru 2022, Gubernur Bali Wayan Koster mengimbau, agar semua Kepala Daerah bersama Forkopimda agar melaksanakan 3 poin penting sebagai langkah antisipasi. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi Varian Omicron diduga sudah masuk di 88 negara.

Terkini bahkan WHO mengidentifikasi Omicron sudah ada di semua negara.

Gubernur Koster menyebut tiga poin tersebut diantaranya, pertama; menyiapkan rumah sakit dengan baik, protokol kesehatan harus benar-benar dilaksanakan dengan ketat, terutama penggunaan masker.

Selain itu juga melakukan testing dan tracing harus dilaksanakan dengan optimal terutama di tempat-tempat publik, seperti mall, pusat perbelanjaan, airport, pelabuhan, tempat wisata, dan lain-lain, serta pelaksanaan vaksinasi harus terus dipercepat.

Menindaklanjuti himbauan Gubernur, Bupati Sanjaya menekankan kepada seluruh jajaran terkait di lingkungan Pemkab Tabanan untuk melakukan antisipasi penyebaran kasus di berbagai titik.

Bahkan Ia mengakui telah melakukan rapat koordinasi dengan seluruh OPD terkai, para Camat, FKUB dan lembaga lainnya untuk tindak lanjut Inmendagri Nomor 66 Tahun 2021.

Dalam Inmendagri tersebut diantaranya menyebutkan agar melakukan pengetatan dan pengawasan protokol kesehatan di tempat yang berpotensi kerumunan (tempat ibadah, pusat perbelanjaan, dan wisata lokal). Kegiatan seni budaya dan olahraga dilakukan tanpa penonton, menutup alun-alun,  mengoptimalkan penggunaan aplikasi peduli lindungi, wajib 2 kali vaksin untuk syarat pelaku perjalanan.

Juga dilarang melaksanakan perayaan tahun baru di tempat terbuka dan di tempat tertutup, meniadakan acara perayaan tahun baru di pusat perbelanjaan dan mall kecuali pameran UMKM. Perpanjangan jam operasional pusat perbelanjaan dan mall mulai pukul 09.00 - 22.00 WITA.

Untuk Kabupaten Tabanan, pelaksanaan vaksin pertama telah mencapai 95,48 persen dan vaksin kedua mencapai 88,89 persen sesuai target sasaran. Sedangkan untuk vaksinasi anak 6-11 tahun saat ini masih berlanjut.

Menurut Sanjaya, melakukan vaksinasi adalah salah satu cara untuk mengntisipasi penyebaran Covid-19. Untuk itu, Ia menghimbau kepada jajaran terkait agar melakukan percepatan vaksinasi.

Komentar

Berita Terkait