Anak Putus Sekolah Datang ke Bali Untuk Berjualan Es Malah Jadi Korban Prostitusi Online

Muncikari prostitusi online ini beraksi menggunakan aplikasi media sosial, sedangkan korban adalah sepupunya yang masih di bawah umur berinisial F (15).

Eviera Paramita Sandi
Jum'at, 29 Oktober 2021 | 07:51 WIB
Anak Putus Sekolah Datang ke Bali Untuk Berjualan Es Malah Jadi Korban Prostitusi Online

SuaraBali.id - Aksi prostitusi online dibongkar Satreskrim Polres Tabanan di sebuah tempat kos di Desa Delod Peken, Tabanan, Bali. Kasus ini dilakukan seorang muncikari bernama KH (28) perempuan asal Lumajang, Jawa Timur. Ia bahkan tega menjadikan sepupunya sendiri pekerja seks komersial (PSK)

Muncikari prostitusi online ini beraksi menggunakan aplikasi media sosial, sedangkan korban adalah sepupunya yang masih di bawah umur berinisial F (15).

Sebagaimana diwartakan beritabali.com - Jaringan Suara.com, korban F oleh pelaku awalnya diajak bekerja di Bali untuk berjualan es. Dimana pada bulan Juli 2021 lalu, pelaku yang awalnya tinggal di wilayah Denpasar ini sempat pulang kampung ke Jawa Timur.

Saat di kampung itulah, pelaku menawarkan pekerjaan kepada ST atau temannya. Termasuk juga mengajak korban F yang merupakan anak putus sekolah.

Ilustrasi prostitusi (Batamnews)
Ilustrasi prostitusi (Batamnews)

Sayangnya setelah sampai di Bali kurang lebih 2 minggu pelaku justru mempekerjakan F dan ST sebagai pekerja seks komersial lewat aplikasi Michat.

"Awalnya mereka ini kerja di Denpasar, lantaran sepi pelanggan, mereka pindah lokasi ke Tabanan," kata Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra pada Kamis (28/10/2021) saat rilis kasus.

Pelaku menggunakan aplikasi di media sosial untuk menawarkan perempuan, dengan tarif yang dipatok mulai Rp250-500 ribu.

Kasus prostitusi online ini mencuat lantaran informasi dan kecurigaan masyarakat, di salah satu tempat kos tersebut kerap terlihat laki-laki keluar masuk kamar.

"Dalam kasus ini, kami amankan satu orang pelaku selaku muncikari dan satu korban anak di bawah umur. Sebenarnya ada dua anak binaan pelaku, namun satunya lagi sudah dewasa usia 33 tahun. Kami tekankan di sini kasus anak di bawah umurnya," ujar AKBP Ranefli Dian Candra.

Polisi langsung melakukan penyelidikan, kurang lebih selama empat hari hari kasus akhirnya bisa terungkap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini