alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bupati Gianyar Terkejut, Capaian Vaksinasi Lansia Versi Pemerintah Beda, Hanya 38 Persen

Eviera Paramita Sandi Selasa, 12 Oktober 2021 | 18:30 WIB

Bupati Gianyar Terkejut, Capaian Vaksinasi Lansia Versi Pemerintah Beda, Hanya 38 Persen
Bupati Gianyar Made Mahayastra. (beritabali)

Dibeberkan, target sasaran yang ditetapkan pemerintah pusat melalui KCP-PEN sebanyak 38.575 orang lansia sedangkan data yang disampaikan seluruh desa di Kabupaten Gianyar

SuaraBali.id - Bupati Gianyar Bali, Made Mahayastra mengaku terkejut akan hasil pencatatan vaksinasi di Gianyar, Bali ternyata sangat rendah versi pemerintah pusat yaitu hanya 38 persen.

Padahal menurut catatan Mahayastra capaian vaksinasi lansia di Gianyar sudah tinggi yakni 60 persen.

"Adanya perbedaan persentase capaian vaksinasi ini, dengan angka 38%, saya terkejut. Karena Gianyar adalah percontohan penanganan covid-19, salah satunya karena sistemnya paling bagus dengan berbasis wilayah dengan kerjasama antara OPD, instansi terkait, rumah sakit pemerintah, rumah sakit swasta dan puskesmas  serta masyarakat,” kata Bupati Mahayastra dalam rapat konsolidasi melibatkan Forkopimda, para camat, Kadis Kesehatan, Kepala Puskesmas, dan instansi terkait di ruang sidang Kantor Bupati Gianyar, Selasa (12/10/2021) seperti diwartakan beritabali.com - Jaringan SuaraBali.id.

Dibeberkan, target sasaran yang ditetapkan pemerintah pusat melalui KCP-PEN sebanyak  38.575 orang lansia sedangkan data yang disampaikan seluruh desa di Kabupaten Gianyar tercatat 16.724 orang lansia. Sehingga terdapat selisih 19.516 atau 50.59% dari target sasaran dari pemerintah pusat.

"Data yang disampaikan desa melalui kecamatan sudah terverifikasi by name, by addres sehingga inilah data riil yang valid," tegasnya.

Menurut Bupati Mahayastra berdasarkan laporan para camat, terdapatnya selisih target sasaran ini disebabkan oleh adanya data kependudukan yang tidak dilaporkan oleh masyarakat, seperti kematian, pindah domisili, serta ada data lansia namun orangnya tidak ada.

"Data yang digunakan oleh pemerintah pusat untuk menetapkan target sasaran berdasarkan data kependudukan di Dukcapil, sementara data kami berdasarkan data riil di lapangan yang pendataannya melibatkan kelian, aparat desa, puskesmas, dan camat," ujar Bupati Mahayastra.

Dijelaskan Mahayastra, Pemerintah Kabupaten Gianyar telah melaksanakan vaksinasi berbasis banjar yang dilakukan di 70 desa dan kelurahan.

 Perbedaan target sasaran vaksinasi lansia antara Pemkab Gianyar dan pemerintah pusat menyebabkan data capaian Vaksin I yang semula 101.44 % menjadi 86.75 % dan Vaksin II 90.66% menjadi 77.53%.

Menurunnya data capaian vaksinasi secara umum di Gianyar terindikasi disebabkan adanya perbedaan target sasaran lansia.

Komentar

Berita Terkait