alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pengusaha Hotel di Nusa Dua Diingatkan Agar Segera Vaksin Para Karyawannya

Bangun Santoso Selasa, 27 Juli 2021 | 08:27 WIB

Pengusaha Hotel di Nusa Dua Diingatkan Agar Segera Vaksin Para Karyawannya
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 di Riau (Riau Online)

Dari hasil pengawasan ternyata masih banyak warga luar Bali masuk Nusa Dua belum ikuti vaksinasi

SuaraBali.id - Selama masa pelaksanaan PPKM Level 3, Desa Adat Bualu melibatkan pecalang rutin patroli serta mengedukasi masyarakat. Selain itu, bagi yang masuk wilayah Bualu menuju Nusa Dua, wajib menunjukkan sertifikat Vaksinasi.

Dari hasil pengawasan ternyata masih banyak warga luar Bali masuk Nusa Dua belum ikuti vaksinasi. Padahal, Desa Bualu sudah hampir 90-95 persen warganya sudah tervaksin.

"Meski sudah banyak divaksin, kami juga masih terus menggencarkan bersama satgas Covid-19 Kelurahan Benoa yang bersinergi dengan satgas gotong-royong Desa Adat Bualu," ujar Bendesa Adat Bualu, I Wayan Mudita belum lama ini di Badung sebagaimana dilansir Beritabali.com.

Terkait temuan masih banyaknya warga luar Bualu belum divaksin, pihaknya langsung mengambil tindakan cepat dengan mendata dan menyurati hotel-hotel tempat mereka bekerja. Selanjutnya, memberi peringatan kepada hotel di tempat bekerja agar karyawan tersebut baik itu karyawan hotel, proyek, maupun Supplier segera divaksin.

Baca Juga: Mantap! Sanur, Ubud dan Nusa Dua Bali Zona Hijau COVID-19

"Kami sudah menyurati pihak hotel, agar mereka yang bekerja di hotel tersebut segera divaksin. Ini sudah ditindaklanjuti," ujarnya.

Dirinya juga menyarankan, kalau memang boleh dibantu untuk divaksin, cukup mendata dan pihak akan mengkoordinasikan dengan satgas covid untuk difasilitasi untuk vaksinasi.

Namun demikian dirinya juga mengharapkan agar mereka difasilitasi di tempat kerja mereka. Supaya hotel-hotel ini mengakomodir mereka untuk melaksanakan vaksinasi.

Kemudian selain pengawas di pintu masuk Bualu, pihaknya bersama satgas, rutin mengedukasi terkait penerapan protokol kesehatan di pasar pagi yang ada di Bualu.

"Prajuru rutin setiap pagi melakukan edukasi, agar pedagang maupun pengunjung pasar pagi tetap menerapkan prokes, demi upaya untuk bisa memutus penyebaran Covid-19," katanya.

Dirinya menambahkan, selama 1,5 tahun berjalan, kondisi perekonomian di wilayahnya, sangat terdampak. pasalnya, hampir 80 persen warga bualu memang bekerja di sektor pariwisata.

Baca Juga: Bali Gempa Hingga Nusa Dua Bergetar, Lempeng Indo Australia Bergerak

Baca Juga

Berita Terkait