alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Lapas Kerobokan Bali Over Kapasitas Hingga 500 Persen

Antonio Juao Silvester Bano Kamis, 13 Mei 2021 | 19:32 WIB

Lapas Kerobokan Bali Over Kapasitas Hingga 500 Persen
Suasana Lapas Kerobokan Bali.[Antara]

Sebanyak 200 persen narapidana di Lapas Kerobokan Bali akan dipindahkan ke lapas atau rutan yang masih memiliki tempat hunian kosong

SuaraBali.id - Sebanyak 200 persen narapidana di Lapas Kerobokan Bali akan dipindahkan ke lapas atau rutan yang masih memiliki tempat hunian kosong. Mereka akan dipindahkan untuk mengurangi kelebihan kapasitas di lapas tersebut.

Kepala Kantor Wilayah KemenkumHAM Bali Jamaruli Manihuruk mengatakan, 200 narapidana di lapas itu akan segera dipindah sesegera mungkin.

 "Apabila ada di atas 300 persen (jumlah napi di lapas) itu kami pindahkan ke tempat lain. Secara umum di Bali 200 persen dibandingkan tempat lain. Kalau di sini (Lapas Kerobokan) 500 persen sehingga yang 200 persen kita geser ke tempat lain, sesegera mungkin di seluruh Bali," katanya dilansir dari Antara, Kamis (13/5/2021).

Dia menyatakan, pihaknya belum berencana untuk membangun lapas baru. Dia mengklaim bahwa kelebihan kapasitas di Lapas tersebut masih dapat dikendalikan.

Baca Juga: Terima Remisi Lebaran, Narapidana Terorisme Umar Patek: Alhamdulillah

"Karena kalau yang over kapasitas seperti di Lapas Kerobokan ini masih bisa kami sebar. jadi tidak mengadakan lapas baru," katanya.

Dia mengatakan, terdapat tiga lapas yang over kapasitas di Bali. Di antaranya LP Kelas IIA Kerobokan, Badung, LP Narkotika Kelas IIA Bangli, LP Kelas IIB Tabanan dan LP Kelas IIB Singaraja. 

"Yang sedikit itu Lapas khusus anak di Kabupaten Karangasem tapi karena khusus anak nanti kami susun dan petakan lebih lanjut, memungkinkan atau tidak buka blok di sana," katanya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas II A Kerobokan Fikri Jaya Soebing menambahkan khusus untuk LP Kelas IIA Kerobokan sudah kelebihan kapasitas hampir 500 persen.

Ia mengatakan rata-rata kapasitas wisma dari 40-50 orang. Namun, saat ini mencapai 150 sampai 200 orang yang ada di setiap wisma tersebut.

Baca Juga: Lebaran Idul Fitri, 116 Napi Perempuan di Tangerang Dijatah Remisi

"Selama ini tidak ada gesekan, untuk itu kami selalu melakukan pendekatan, dan pendampingan. Jadi setiap ada permasalahan dengan cepat kami bisa antisipasi dan selesaikan dengan baik," ujarnya.(Antara)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait