alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sebar Hoaks Babi Ngepet Depok, Ustadz Adam Ibrahim Mau Terkenal

Pebriansyah Ariefana Kamis, 29 April 2021 | 15:53 WIB

Sebar Hoaks Babi Ngepet Depok, Ustadz Adam Ibrahim Mau Terkenal
Kapolrestro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar ketika menjelaskan tentang ditangkapnya penyebar hoaks tentang babi ngepet (ANTARA/Feru Lantara)

Ustadz Adam Ibrahim mengaku imannya lagi turun hingga berani bikin berita bohong.

SuaraBali.id - Ustadz Adam Ibrahim mau terkenal hingga menyebar hoaks babi ngepet Depok. Ustadz Adam Ibrahim minta maaf sebar hoaks babi ngepet Depok.

Ustadz Adam Ibrahim mengaku imannya lagi turun hingga berani bikin berita bohong. Sementara dia adalah seorang ustadz atau pemuka agama Islam.

Semua berita tentang babi ngepet selama beberapa hari ini hanya karangan Ustadz Adam Ibrahim semata yang menginginkan dirinya agar bertambah terkenal saja.

Ustadz Adam Ibrahim bersama enam orang rekannya merangkai cerita tentang babi ngepet.

Baca Juga: Ustadz Adam Ibrahim Sebar Hoaks Babi Ngepet: Iman Saya Lagi Turun

Berawal dari adanya warga yang kehilangan uang sebesar Rp1 juta dan Rp2 juta yang kejadiannya setiap malam Selasa dan malam Sabtu.

Kemudian Ustadz Adam Ibrahim membeli babi hutan, berwarna hitam dari sebuah toko online dengan harga Rp900 ribu dengan ongkos kirim Rp200 ribu.

Ustadz Adam Ibrahim
Ustadz Adam Ibrahim

Menurut keterangan Ustadz Adam Ibrahim, penangkapan diduga babi ngepet tersebut dilakukan oleh warga Kelurahan Bedahan dengan cara telanjang bulat bugil.

Polrestro Metro Depok menangkap Ustadz Adam Ibrahim di Bedahan, Sawangan, Kota Depok Jawa Barat.

"Kami telah menetapkan satu orang tersangka AI yang juga merupakan warga setempat," kata Kapolrestro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar, di Mapolrestro Depok, Kamis (29/4/2021).

Baca Juga: Menyesal Sebar Isu Babi Ngepet, Ustadz Adam Ibrahim: Iman Saya Lagi Turun

Atas cerita Ustadz Adam Ibrahim tersebut, banyak warga setempat penasaran, sehingga ingin menyaksikan secara langsung babi ngepet tersebut yang mengakibatkan terjadinya kerumunan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait