alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Surati Kemenkes, PSSI Minta Para Pesepakbola Juga Divaksin COVID-19

Reky Kalumata | Adie Prasetyo Nugraha Kamis, 14 Januari 2021 | 21:41 WIB

Surati Kemenkes, PSSI Minta Para Pesepakbola Juga Divaksin COVID-19
Logo PSSI (Adie Prasetyo Nugraha/Suara.com).

PSSI merasa perlu pesepakbola mendapatkan vaksin.

SuaraBali.id - PSSI ingin agar pesepakbola mendapat jatah vaksin. Plt. Sekjen PSSI, Yunus Nusi, mengaku pihaknya telah bersurat kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait vaksinasi COVID-19 tersebut.

Seperti diketahui atlet khususnya sepakbola tak menjadi prioritas dalam daftar penerima vaksin. Tenaga Kesehatan (Nakes) menjadi prioritas pertama.

Vaksinasi COVID-19 ini sudah dimulai sejak Rabu (13/1/2021). Presiden Joko Widodo menjadi penerima pertama vaksin tersebut. Nantinya, semua masyarakat Indonesia akan bergiliran mendapatkan jatah yang sama.

Plt Sekretaris  Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, saat menghadiri Extraordinary Club Meeting 2020 di Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta, Selasa (13/10/2020). (Suara.com/Irwan Febri Rialdi).
Plt Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, saat menghadiri Extraordinary Club Meeting 2020 di Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta, Selasa (13/10/2020). (Suara.com/Irwan Febri Rialdi).

Sebelumnya, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) juga telah mengajukan hal serupa kepada Kemenkes. Kemenpora ingin atlet bisa mendapat prioritas terutama yang akan segera mengikuti kejuaraan.

Baca Juga: Jadwal Bola Malam Ini: Liga Inggris, Coppa Italia, Piala Super Spanyol

Yunus Nusi menjelaskan yang diminta PSSI ini untuk seluruh pemangku sepakbola. Mulai dari tim nasional semua strata, hingga pihak-pihak yang terlibat di dalam kompetisi seperti pemain, pelatih, ofisial, panpel di Liga 1 dan 2.

Jika melihat permintaan PSSI tersebut tentu akan sangat banyak vaksin dikeluarkan. Sebagai contoh satu tim saja sudah berisi 30 orang. Sementara Liga 1 berisikan 18 klub, belum termasuk strata di bawahnya.

Belum lagi di level tim nasional, di mana pada 2021 ada sederet agenda yang menanti. Seperti Piala Asia U-16 dan U-16, Kualifikasi Piala Asia U-23, SEA Games 2021, dan Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia untuk timnas senior.

Oleh sebab itu, PSSI merasa perlu pesepakbola mendapatkan vaksin. Terutama bagi mereka yang akan segera bertanding di level internasional.

"PSSI sudah mengajukan surat ke Kemenkes tembusan ke Kemenpora untuk minta prioritas vaksin," kata Yunus Nusi saat dihubungi oleh awak media, Kamis (14/1/2021).

Baca Juga: Ingin El Clasico di Final Piala Super Spanyol, Real Madrid Bakal All Out

"Kami mengajukan vaksin buat semua. Timnas semua strata, pemain, pelatih, ofisial pertandingan, panpel Liga 1 dan Liga 2," tambah lelaki yang juga anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu.

Vaksinasi sangat dibutuhkan untuk pihak yang terlibat dalam sepakbola mengingat adanya peluang bakal digelarnya kompetisi, baik itu dilanjut atau mulai dengan musim yang baru.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait