alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jangan Berbagi Minuman Satu Botol, Bisa Tularkan Virus dan Kuman

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana Jum'at, 11 Desember 2020 | 11:16 WIB

Jangan Berbagi Minuman Satu Botol, Bisa Tularkan Virus dan Kuman
Ilustrasi: Saat olahraga penuhi cairan tubuh dengan memperbanyak minum air agar tak dehidrasi. (Shutterstock)

Berbagi minuman dalam satu botol dapat berisiko menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

SuaraBali.id - Banyak orang menyepelekan kebiasaan berbagi minuman dalam satu wadah, baik botol maupun gelas. Nyatakan, hal tersebut bisa berdampak pada masalah kesehatan.

Disadari atau tidak, hal ini terjadi lantaran pasti ada air liur yang tertinggal dalam botol atau gelas yang Anda pakai bergantian.

"Karena hampir pasti ada air liur yang terlibat dalam berbagi minuman, transfer kuman atau virus dan lain-lain melalui air liur akan terjadi," ungkap Thomas P. Connelly, D.D.S., dokter gigi berbasis di New York pada Huffpost.

"Hal yang paling umum adalah menyebabkan radang tenggorokan, flu biasa, dan gondongan," imbuhnya.

Baca Juga: Beredar Klaim Minum Minyak Kayu Putih Bisa Sembuhkan Covid-19, Ini Faktanya

Ketiga penyakit tersebut merupakan masalah kesehatan yang paling umum disebabkan atau ditularkan oleh air liur. Penyakit lain yang mungkin muncul adalah mononucleosis atau demam kelenjar, meningitis, dan herpes.

"Saya menyadari semua hal di atas terdengar agak paranoid, terutama terkait hal seperti berbagi botol minum karena banyak dari kita yang kerap melakukannya," tutur Connelly.

Ilustrasi Minum Air Putih. (Shutterstock)
Ilustrasi Minum Air Putih. (Shutterstock)

"Jadi pada dasarnya, pendapat saya di sini adalah jangan berbagi air atau botol minuman dengan siapa pun," ujarnya kemudian.

Melansir dari Huffpost, Connelly juga menambahkan bahwa konsekuensi berbagi botol dapat dikurangi risikonya kalau Anda langsung meminum minuman tanpa menyentuh botol. Dengan kata lain, kamu bisa langsung menuangkan air ke mulut tanpa menempelkan mulut atau bibir ke botol.

"Namun sekali lagi, saya yakin seseorang dengan lebih banyak pengetahuan medis daripada saya akan mengatakan bahwa penularan virus udara dan sejenisnya dalam botol minuman masih memungkinkan," katanya menegaskan.

Baca Juga: Viral! Minum Teh di Pinggir Sungai, Ending Video Ini Berakhir Nyesek

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait