Merasa ketakutan dan terancam videonya akan disebar luaskan oleh pelaku, korban melaporkan kejadian ini ke Ditreskrimsus Polda Bali, Selasa (6/10). Polisi pun berhasil mengamankan KM.
Lebih lanjut, Suinaci menerangkan selain menangkap pelaku, pihaknya turut menyita sejumlah barang bukti yakni hp dan laptop milik KM.
Setelah barang elektronik itu dibuka, tim menemukan foto-foto bugil dan video adegan intim antara korban dan pelaku.
"Barang bukti yg disita berupa 9 lembar screenshot postingan, laptop dan HP," tegasnya.
Baca Juga:Viral Video Pasangan Mesum Di Dalam Taksi Kena Tegur Sopir, Bikin Penasaran
Atas perbuatannya, KM dikenakan pasal berlapis karena terbukti membuat postingan yang mengandung unsur fitnah dan konten bermuatan pencemaran nama baik, melanggar kesusilaan, serta membuat dan menyebarkan konten bermuatan pornografi, dan melakukan tindakan seksual terhadap anak.
" Pelaku dijerat Pasal 27 Ayat (1) jo Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang R.I. No. 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-undang R.I. No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 4 ayat (1) jo Pasal 29 dan/atau Pasal 6 jo Pasal 32 Undang-Undang nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi dan/atau Pasal 76E jo Pasal 82 ayat (1) Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak," terang Suinaci.
Pelaku kini meringkuk di tahanan Polda Bali. Ia terancam hukuman paling sedikit 5 tahun penjara dan paling tinggi 15 tahun penjara dan atau denda paling banyak Rp5 miliar.