- Dua warga negara Arab Saudi menusuk tiga warga lokal di Pecatu, Badung, Bali, pada Selasa (27/10) dini hari.
- Tiga korban terdiri dari dua pengemudi ojek online dan satu sekuriti yang kini sudah menjalani rawat jalan.
- Polresta Denpasar menyatakan kedua pelaku dalam kondisi mabuk saat ditangkap dan terancam hukuman lima tahun penjara.
SuaraBali.id - Pihak kepolisian Polresta Denpasar, Bali, menerangkan bahwa dua warga negara asing (WNA) asal Arab Saudi, melakukan penusukan kepada dua ojek online (ojol) dan sekuriti dengan menggunakan pisau lipat dan dalam kondisi mabuk.
Sebelumnya, dua WNA Arab Saudi berinisal AMA (29) dan FMA (35) ditangkap setelah melakukan penusukan kepada tiga korban.
"Keduanya membawa pisau lipat saat itu," kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. I Wayan Winaya saat konferensi pers di Mapolresta Denpasar, Bali, Kamis (29/10).
Ia menyebutkan, kedua pelaku adalah WNA asal Arab Saudi dan untuk 3 orang korban yaitu 2 orang merupakan pengemudi ojol dan 1 orang sekuriti hotel.
Kronologisnya, saat itu sekitar pukul 02:30 WITA dua korban ojol dengan driver lainnya sedang mangkal di depan sebuah kelab malam di daerah Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, pada Selasa (27/10).
Kemudian, korban JKN melihat ada dua orang WNA atau pelaku sedang cekcok mulut dengan satpam kelab malam dan mengusir kedua pelaku dari kelab malam.
Lalu, kedua pelaku berteriak-teriak dan korban JKN menanyakan kepada kedua pelaku dengan berkata,"Ada apa,?". Namun, secara tiba-tiba salah satu pelaku memukul korban yang bertanya dibagian pipi.
Selanjutnya, korban bersama dengan para ojek online mendekati kedua pelaku dan kedua pelaku tersebut mengeluarkan pisau lipat dari saku celananya dan mengancungkan ke arah para driver dengan jalan mundur ke arah barat.
Pada saat kedua pelaku tersebut berjalan mundur kurang lebih 100 meter dekat dengan proyek pembangunan salah satu pelaku terjatuh dan lalu korban JKN berusaha membantu WNA yang terjatuh itu untuk membangunkan dan mengamankan.
Baca Juga: Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
Dan pada saat itu membatu membangunkan pelaku, korban tiba-tiba ditusuk dengan tiga tusukan di bagian punggung bawah kanan dan satu kali di punggung kiri atas. Setelah itu korban berbalik arah dan berusaha membela diri dan mendorong pelaku.
Setelah itu, korban melihat banyak masa yang berusaha mengamankan kedua pelaku. Dan pada saat mengamankan kedua pelaku korban baru mengetahui ada dua orang korban lainnya yang menjadi korban penusukan dilakukan oleh ke dua WNA tersebut yaitu korban EBG dan KD.
"Pelaku berinisial AMA melakukan penusukan terhadap korban JKN dan EBG. Kemudian pelaku FMA melakukan penusukan kepada korban KD," imbuhnya.
Selain itu, kedua pelaku saat itu dalam kondisi mabuk dan diusir dari kelab malam atau diskotik, karena ribut dengan pengunjung lainnya.
Selain itu, saat dilakukan pemeriksaan masuk ke kelab malam tidak diketahui mereka membawa pisau belati.
"Pemeriksaan tetap ada, sudah dilakukan oleh sekuriti. Kita sudah koordinasi dengan sekuriti namun masih bisa terbawa masuk ke dalam saat itu," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo