Muhammad Yunus
Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:18 WIB
Tangkapan layar diduga ojol jual BBM ke WNA dengan harga mahal [SuaraBali.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Seorang pengendara ojol diduga menjual BBM eceran botol plastik kepada WNA di Canggu pada Rabu sore.
  • Polsek Kuta Utara menyelidiki video viral transaksi bensin seharga dua ratus ribu rupiah itu melalui rekaman CCTV.
  • Saksi mata merekam aksi pengendara motor Honda PCX merah yang menawarkan bensin di tengah kesulitan masyarakat.

SuaraBali.id - Viral di media sosial seorang pengendara motor yang mengunakan jaket ojek online (ojol) diduga menjual bahan bakar minyak (BBM) secara eceran kepada warga negara asing (WNA) di kawasan Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali.

Video yang viral tersebut, menjadi perhatian masyarakat karena pengendara ojol itu diduga menawarkan BBM dalam botol plastik di tengah kesulitan masyarakat mendapatkan bensin saat ini.

Dan BBM tersebut diduga dijual ke bule seharga Rp 200 ribu per 1,5 liter.

Kapolsek Kuta Utara Kompol I Ketut Sukadana mengatakan, berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, peristiwa itu terjadi di Jalan Batu Mejan, Desa Canggu, Kecamatan Kita Utara, Rabu (14/10) sore, sekitar pukul 15:00 WITA.

Polisi bergerak setelah video yang memperlihatkan dugaan transaksi BBM tersebut dan saat ini diburu oleh pihak kepolisian.

"Tidak ditemukan adanya titik CCTV yang mengarah ke lokasi tersebut. Namun di seputaran ada titik CCTV dari kominfo yang dapat digunakan untuk melakukan pemantauan terhadap pelat kendaraan yang digunakan oleh yang bersangkutan saat melintas menuju lokasi," kata Kompol Sukadana, Kamis (15/10).

Ia menerangkan, berdasarkan keterangan saksi bernisial NN yang merekam peristiwa itu, bahwa kejadian bermula saat saksi sedang bekerja di depan lokasi kejadian.

Saksi melihat adanya sekumpulan ojek online yang sedang menghampiri WNA tersebut.

Dari tempat kerjanya, saksi melihat beberapa ojek online tersebut membawa beberapa botol bekas air mineral yang berisi cairan berwarna hijau, yang diduga merupakan bahan bakar minyak atau bensin. Kemudian, menawarkannya kepada para WNA tersebut.

Baca Juga: YLPK Bali Sentil Pertamina: Jangan Cuma Lempar Laporan di Atas Kertas

Mengetahui kegiatan tersebut, saksi langsung merekam kejadian itu. Saat itu saksi juga tidak fokus dengan pelat kendaraan yang digunakan oleh ojol tersebut.

"Sehingga dia hanya mengetahui warna kendaraannya saja, yaitu berwarna merah dengan merk sepeda motor Honda PCX. Masih melakukan penyelidikan di lapangan guna mengungkap identitas yang terlibat sekaligus mendalami dugaan pelanggaran dalam transaksi BBM tersebut. Kasus ini menjadi perhatian karena terjadi di tengah kesulitan masyarakat mendapatkan BBM," ujarnya.

Kontributor : M Dafi

Load More