Muhammad Yunus
Rabu, 02 September 2026 | 18:13 WIB
Kebakaran lahan dan permukiman bedeng di Jalan Nakula, Gang Jatayu, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Rabu (2/9) [SuaraBali.id/Dafi]
Baca 10 detik
  • Dinas Pemadam Kebakaran mengerahkan tiga ekskavator untuk mempercepat pemadaman sisa api di Jalan Nakula, Denpasar, yang diperkirakan padam pada Kamis.
  • Pemerintah Kota Denpasar menyalurkan bantuan dasar serta mendata 85 kepala keluarga terdampak kebakaran yang terjadi pada Senin malam.
  • Polresta Denpasar masih menyelidiki penyebab kebakaran bedeng dan gudang rongsokan yang diduga berasal dari kebocoran tabung gas.

Pemeriksaan kesehatan juga diberikan secara berkala, khususnya bagi warga yang terdampak paparan asap selama kejadian kebakaran.

Dinas Sosial Kota Denpasar juga terus melakukan pendataan dan pemantauan terhadap keberadaan warga terdampak, termasuk mereka yang memilih mengungsi sementara di rumah kerabat.

Pendataan tersebut dilakukan agar bantuan tetap dapat disalurkan dan tidak ada warga terdampak yang luput dari perhatian pemerintah.

Ia mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan asesmen sekaligus pemutakhiran data untuk mengetahui jumlah warga terdampak yang berasal dari dalam maupun luar Bali.

Asesmen tersebut juga menjadi dasar dalam menentukan penanganan lanjutan bagi para korban.

“Dari hasil asesmen nantinya, untuk warga yang tidak memiliki penunjukan di Denpasar, kami akan pulangkan ke daerah asal,” jelasnya.

Sementara itu, Sudiatmika menambahkan Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan dasar kepada warga terdampak. Pada Selasa (1/9), bantuan awal berupa matras dan kebutuhan dasar telah diberikan kepada warga yang mengungsi.

Selain bantuan dari masyarakat berupa sembako dan pakaian layak pakai, Dinas Sosial juga mendistribusikan family kit untuk kebutuhan balita, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya, termasuk alas tidur dan selimut.

Pendampingan terhadap warga juga terus dilakukan untuk membantu pemulihan kondisi psikologis korban yang masih berada di tempat pengungsian.

Baca Juga: Dua Kali Sebulan Terbakar! 2 Hektare Hutan Gunung Batur Kintamani Ludes

"Pemkot Denpasar memastikan proses penanganan tidak hanya berfokus pada kebutuhan fisik, tetapi juga kondisi psikososial masyarakat yang terdampak," ujarnya.

Sebelumnya, peristiwa kebakaran terjadi di bangunan bedeng sekaligus gudang rongsokan di Jalan Nakula, Gang Jatayu, Banjar Mergaya, Desa Pemecutan Klod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan, kebakaran pada Senin (31/8) sekitar pukul 22.30 WITA. Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.

"Untuk penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan Polsek Denpasar Barat dan Polresta Denpasar," kata Iptu Adi Saputra, Selasa (1/9) siang.

Penyebab kebakaran itu, diduga kuat dipicu oleh kebocoran gas dari salah satu tabung gas di bedeng warga sebelum akhirnya merembet ke bedeng lainnya.

"Muncul api dari salah satu bedeng. Di mana itu diperkirakan dari gas sehingga merembet ke bedeng-bedeng yang lain," kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol Leonardo David Simatupang.

Load More