Eviera Paramita Sandi
Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:26 WIB
Seorang pengunjung sedang berfoto dengan latar belakang Yacht di INSA Yacht Festival 2026, di Pelabuhan Marina Benoa, Bali, Sabtu (8/8/2026) [Suara.com/Eviera Paramita Sandi]
Baca 10 detik
  • Sebanyak empat ribu warga Bali antusias mendatangi pameran yacht mewah di Pelabuhan Marina Benoa sejak tujuh hingga delapan Agustus dua ribu dua puluh enam.
  • INSA menyelenggarakan pameran yang menampilkan tujuh yacht berbendera Indonesia dan berbagai kegiatan edukasi pariwisata bahari bagi para pelajar setempat.
  • Pelabuhan Marina Benoa di Bali dipilih menjadi lokasi acara karena menjadi satu-satunya pelabuhan berstandar internasional di Indonesia.

SuaraBali.id - Antusiasme warga di Bali untuk melihat kapal-kapal mewah yang bersandar di Pelabuhan Marina Benoa Denpasar, Bali, Sabtu (8/8/2026) membludak seiring banyaknya pendaftar untuk masuk dan merasakan Yacht mewah.

Terhitung sejak acara dibuka pada tanggal 7 Agustus, dalam 2 hari ada 4.000 pendaftar yang ingin memasuki acara ini.

Menurut Wakil Ketua Umum Indonesian National Shipowner Assosiation (INSA), Nova Y Mugijanto, pendaftar bisa masuk acara ini secara gratis dan hanya melakukan registrasi saja.

“Sudah lebih dari 3000 yang mendaftar tiket gratis hanya registrasi saja ada sih beberapa event berbayar tapi terbatas,” ujarnya.

Dalam acara ini menurutnya ada tiga tema yang diadakan, diantaranya wellness, marine tourism dan gastronomi yang bertujuan mengenalkan pengalaman para wisatawan tentang wisata bahari.

Selain itu juga ada tema edukasi dengan diadakannya tur bagi pelajar di Bali dari SD sampai perguruan tinggi khususnya di bidang pariwisata.

“Satu sesi education tour mengundang 400 anak anak SD, SMA dan Poltek bekerjasama dengan Pemda Bali, mereka datang kita berikan edukasi. Karena kita tahu industri pariwisata cukup membudaya,” lanjut  Nova.

Wakil Ketua Umum INSA sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara IYF 2026, Nova Y. Mugijanto dan Ketua Bidang Kapal Cruise INSA sekaligus Project Manager IYF 2026, Roland Permana dalam acara INSA Yacht Festival 2026, Sabtu (8/8/20260 [Suara.com/Eviera Paramita Sandi]

Menurutnya edukasi semacam ini penting bagi Pendidikan, karena pariwisata sejatinya tidak hanya perhotelan namun juga ada di kapal.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat membuka wawasan mereka mengenai berbagai profesi dan peluang karier baru di dunia pariwisata Bahari.

Baca Juga: Warga Buleleng Temukan Trenggiling Langka di Pantai, Begini Penampakannya

Menurutnya wisata di Yacht memberikan pengalaman tinggi, nilai yang lebih dan pastinya pelayanannya juga harus disesuaikan.

Acara ini bertujuan mengumpulkan pemilik kapal, begitupula dengan ekosistemnya seperti desainer dan lain sebagainya. Selain itu dalam acara ini juga diadakan berbagai kegiatan, yang memadukan aspek bisnis, edukasi, hiburan dan lifestyle, mulai dari yacht exhibition, talk show yacht, education our, yacht viewing, yacht joy ride, boat launching, Pilates on Yacht, fashion show, hingga sunset dinner cruise.

Sebanyak 7 Yacht berbendera Indonesia dipamerkan kepada pengunjung dan juga kapal Phinisi.

“Hanya kapal berbendera Indonesia yang ada, tidak ada kapal asing. Karena sesuai regulasi, kapal asing tidak boleh dikomersialisasikan di Indonesia,” imbuh Nova.

Baru Ada di Bali

Meskipun wisata Bahari di Indonesia lebih banyak condong ke wilayah Timur namun hingga kini Bali masih menjadi hub untuk pelayaran kapal wisata. Hal ini karena belum banyak Pelabuhan Marina yang dibangun sesuai dengan standar.

Load More