- Solidaritas Jurnalis Bali menggelar aksi protes di Denpasar pada Minggu pagi, 2 Agustus 2026.
- Aksi tersebut mengecam pernyataan Prabowo Subianto yang menyebut jurnalis dan pengamat sebagai londo ireng.
- Massa mendesak Prabowo meminta maaf serta menghentikan stigmatisasi buruk terhadap insan pers yang kritis.
SJB juga mendesak Prabowo Subianto untuk meminta maaf atas pernyataan tersebut dan berhenti menyebarkan narasi yang memicu stigmatisasi buruk terhadap insan pers dan masyarakat sipil.
Selain itu, SJB berharap Prabowo Subianto tidak antikritik dan bersedia membuka telinga serta hatinya untuk mendengarkan jeritan dan suara rakyat yang kini makin terkikis dan tak lagi didengar oleh lembaga-lembaga perwakilan politik.
"Kritik dari pers dan masyarakat sipil bukanlah ancaman, melainkan cermin jujur dari kondisi publik yang membutuhkan perhatian sungguh-sungguh dari pemimpinnya," ujar Rizky.
Salah seorang warga yang turut membubuhkan tanda tangan bernama Moch Decky Apriadi menyebut aksi ini memang harus digelar.
"Jurnalis harus mengabarkan yang sebenarnya, kalau bagus yah bagus, kalau buruk harus diberitakan juga apa adanya," ujarnya.
Baginya, jika jurnalis telah menjadi corong pemerintah, makan informasi yang disampaikan tak akan berimbang. Hal ini pun menurutnya akan menjadi ancaman bagi demokrasi.
Kontributor : M Dafi
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kunjungan ke NTT, Momen Jokowi Dianugerahi Raja Timor dalam Karnaval Budaya
-
Jokowi Hadiri CFD Kupang, Warga Teriak: Bapak Kesayangan Pulang Kampung
-
Melihat Budidaya Kakao Jembrana, Emas Cokelat Yang Memikat Pasar Jepang Dan Eropa
-
WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta Bertindak Tegas
-
Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar