SuaraBali.id - Mengelola gaji karyawan (payroll) di perusahaan bukan sekadar memindahkan dana ke rekening penerima setiap bulan.
Bagi perusahaan dengan jumlah karyawan besar, payroll merupakan proses yang melibatkan banyak tahapan dan membutuhkan ketelitian tinggi.
Input data berulang, potensi salah transfer, keterlambatan pembayaran, hingga rekonsiliasi transaksi kerap menjadi tantangan dalam pengelolaan payroll. Jika tidak ditangani dengan sistem yang tepat, proses ini dapat menyita banyak waktu dan meningkatkan beban administrasi.
Oleh karena itu, perusahaan membutuhkan solusi digital yang mampu membantu penggajian berjalan lebih tertib, cepat diproses, dan mudah dipantau. Di tengah kebutuhan tersebut, QLola by BRI hadir sebagai salah satu opsi yang dapat dimanfaatkan.
QLola by BRI merupakan platform digital berbasis web dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang dirancang untuk mendukung transaksi perbankan, monitoring, dan manajemen likuiditas perusahaan agar kondisi keuangan tetap terkelola optimal.
Mempermudah payroll dalam skala besar
Melalui fitur Cash Management, QLola by BRI membantu perusahaan menjalankan proses payroll dengan alur yang lebih praktis dan terstruktur. Solusi ini relevan bagi perusahaan yang ingin mengurangi pekerjaan manual sekaligus menekan potensi human error dalam penggajian.
Bagi tim Human Resource (HR), keuangan, maupun treasury, payroll sering kali menjadi pekerjaan yang sensitif karena berkaitan dengan data besar, tenggat waktu ketat, dan akurasi nominal. Dengan dukungan sistem yang terpusat, proses penggajian dapat dijalankan dengan pengelolaan yang lebih baik.
QLola by BRI juga mendukung pembayaran payroll secara massal melalui fitur Bulk Debit (One to Many) hingga 50 ribu data sekaligus. Kapasitas ini memudahkan perusahaan dalam menyalurkan gaji tanpa harus memproses transaksi satu per satu.
Baca Juga: Fundamental Kokoh, Saham BBRI Tetap Jadi Pilihan Utama Investor
Fitur tersebut cocok digunakan perusahaan skala menengah hingga besar yang membutuhkan pengelolaan payroll dalam volume tinggi secara lebih praktis.
Mendukung integrasi dengan sistem perusahaan
Keunggulan lain dari QLola by BRI terletak pada dukungan integrasi Host-to-Host (H2H) melalui metode transfer file aman Secure File Transfer Protocol (SFTP).
Secara sederhana, H2H memungkinkan sistem perusahaan terhubung langsung dengan sistem bank, sedangkan SFTP digunakan untuk mengirim file dengan tingkat keamanan yang lebih terjaga.
Dengan dukungan tersebut, pengiriman data payroll dapat dilakukan langsung dari sistem internal perusahaan ke sistem perbankan sehingga alur kerja menjadi lebih tertata dan konsisten.
QLola by BRI juga telah mendukung Straight Through Processing (STP), yakni proses transaksi otomatis tanpa approval manual pada integrasi H2H tertentu. Fitur ini penting bagi perusahaan yang membutuhkan kecepatan eksekusi, terutama untuk penggajian rutin dalam jumlah besar.
Berita Terkait
-
Deepfake Menkeu Purbaya Viral di TikTok, BRI Ingatkan Bahaya Penipuan Digital
-
Hari Ini, BRI Cairkan Dividen Tunai Rp31,47 Triliun kepada Pemegang Saham
-
BRILink Agen Jadi Penggerak Ekonomi Desa dengan Jangkauan Lebih dari 1,18 Juta Agen
-
Ekosistem Holding UMi Dorong Literasi Keuangan dan Transformasi Pelaku Usaha Mikro
-
Fundamental Kokoh, Saham BBRI Tetap Jadi Pilihan Utama Investor
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Kebakaran Bedeng di Denpasar Sulit Padam, Damkar Terpaksa Datangkan 3 Ekskavator
-
Dua Kali Sebulan Terbakar! 2 Hektare Hutan Gunung Batur Kintamani Ludes
-
BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235,4 Triliun, Laba Bersih Tembus Rp31,2 Triliun di T2 2026
-
Karhutla Meluas di Bali, BMKG Prediksi Kemarau Lebih Panjang
-
Bait Manis Kerajaan Oleh-Oleh Bali: Menjelajah Perjalanan Pie Susu Sissy Taklukan Pasar Nusantara