- Materi Bahasa Indonesia Kelas IX Kurikulum Merdeka Bab VI membahas perencanaan masa depan dan kalimat pengandaian.
- Teks 1 menunjukkan konflik cita-cita tokoh "aku" melawan keinginan orang tua terkait sekolah di Bukittinggi.
- Teks 2 menampilkan rencana Mahar ingin sukses sebagai atlet bulu tangkis dan penulis, meninggalkan tradisi kampungnya.
3. Siapa yang menjadi inspirasi tokoh pada teks 1 dan pada teks 2 dalam merencanakan masa depannya?
Jawaban: Teman tokoh.
4. Siapa sosok yang menentukan rencana masa depan tokoh pada teks 1? Jelaskan jawaban kalian.
Jawaban: Orangtua tokoh, karena Ayah dan amak tokoh ingin tokoh masuk MAN agar tokoh kelak menjadi ahli agama.
5. Apa yang dapat kalian simpulkan tentang cita-cita tokoh “aku” pada teks 1?
Jawaban: Tokoh “aku” ingin menjadi ilmuwan seperti Pak Habibie.
6. Jika kalian menjadi Alif (tokoh pada teks 1), apa yang akan kalian lakukan? Bagaimana cara kalian menyampaikan kepada orang tua bahwa kalian tidak sependapat dengan mereka?
Jawaban: Saya akan menyampaikan bahwa menjadi ilmuwan juga tetap dapat belajar ilmu agama.
Saya akan menyampaikan pendapat saya dengan cara yang baik, dengan kalimat yang sopan, sehingga orang tua saya tidak merasa ditentang.
Baca Juga: Kunci Jawaban Matematika Kelas V Halaman 291: Uji Kompetensi Bilangan Cacah Sampai 1.000.000
7. Mahar (tokoh pada teks 2) berpendapat bahwa masa depan milik Tuhan. Apa argumentasi lain yang dapat digunakan dalam berdiskusi merencanakan masa depan? Jelaskan jawaban kalian.
Jawaban: Keberhasilan di masa depan harus diusahakan sebaik mungkin dan diiringi dengan doa. Setelah usaha yang terbaik dilakukan, hasilnya kita serahkan pada kehendak Tuhan.
8. Apakah kalian sudah punya rencana A dan B? Tuliskan rencana tersebut.
Jawaban: Sudah, Rencana A masuk ke SMA negeri, dan Rencana B masuk ke SMA Swasta yang bagus.
9. Kira-kira, apa yang akan menghalangi kalian dari rencana kalian dan apa yang akan kalian lakukan untuk mengatasinya?
Jawaban: Murid yang diterima di SMA Negeri sangat terbatas, sehingga saya harus memiliki prestasi yang baik agar mampu bersaing.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Potensi Perdagangan Karbon di Bali Rp1,7 Triliun
-
Kekeringan Ekstrem Landa Lombok Barat, 4.245 KK Krisis Air
-
Kasus Rudapaksa di Gili Trawangan: Kejaksaan Tahan WN Korea Selatan
-
WNA Asal Portugal Bawa 50 Amunisi di Bandara Ngurah Rai
-
Modus Ajak Menikah, WNA di Lombok Paksa Korban Masuk Fantasi Seksual Menyimpang