Muhammad Yunus
Selasa, 27 Januari 2026 | 16:37 WIB
Aparat kepolisian menunjukkan barang bukti kasus pembunuhan ibu kandung dalam konferensi pers di Mapolda NTB, Mataram, Selasa (27/1/2026) [Suara.com/ANTARA]
Baca 10 detik
  • Pelaku BP menghabisi nyawa ibu kandungnya di Lombok Barat karena sakit hati setelah permintaannya untuk uang Rp39 juta ditolak.
  • Pembunuhan terjadi pada Minggu dini hari, 25 Januari, saat korban tidur, kemudian jasadnya dibakar di Batu Leong.
  • Identifikasi pelaku berhasil dilakukan polisi melalui rekaman CCTV dan penemuan bercak darah di bagasi mobil pelaku.

SuaraBali.id - Kasus penemuan jasad hangus di wilayah Batu Leong, Kabupaten Lombok Barat, akhirnya terungkap.

Pelaku ternyata adalah anak kandung korban sendiri yang berinisial BP.

Berikut adalah fakta-fakta di balik kejadian kelam tersebut:

1. Motif Sakit Hati Karena Masalah Uang

Berdasarkan pemeriksaan polisi, alasan utama BP tega menghabisi nyawa ibunya, YRA, adalah rasa sakit hati.

Pelaku sebelumnya meminta uang sebesar Rp39 juta kepada korban untuk melunasi utang, namun permintaan tersebut ditolak oleh sang ibu.

2. Dibunuh Saat Sedang Tidur Pulas

Aksi keji ini dilakukan pada Minggu dini hari (25/1) sekitar pukul 02.00 WITA.

Pelaku memanfaatkan kondisi korban yang sedang tidur pulas dengan melilitkan tali ke leher korban dan menariknya sekuat tenaga hingga korban meninggal dunia.

Baca Juga: Anak Tega Bunuh dan Bakar Ibu di Lombok Barat, Ini Penyebabnya!

Setelah itu, jasad korban dibungkus kain sprei dan dimasukkan ke bagasi mobil Innova putih.

3. Jasad Dibakar untuk Menghilangkan Jejak

Pelaku membawa jasad ibunya ke wilayah Sekotong. Di tengah perjalanan, ia sempat membeli BBM di sebuah kios.

Setibanya di lokasi yang sepi di wilayah Batu Leong, BP menurunkan jasad ibunya, menyiramnya dengan BBM, lalu membakarnya.

Ia bahkan menunggu selama 30 menit untuk memastikan jenazah tersebut hangus sebelum meninggalkannya.

4. Terungkap Berkat Rekaman CCTV dan Bercak Darah

Load More