- Tim Gabungan Kodaeral V dan Lanal Bali menangkap ASR (33) di Denpasar atas dugaan penjualan senjata api ilegal, Sabtu (24/1).
- Petugas menyita barang bukti berupa senjata api rakitan Sig Sauer, amunisi, dan atribut Komponen Cadangan dari terduga pelaku.
- Tersangka dan barang bukti diserahkan kepada Polsek Denpasar Selatan pada Jumat (23/1) untuk proses hukum lebih lanjut.
SuaraBali.id - Tim Gabungan Komando Daerah Angkatan Laut V (Kodaeral V) dan Pangkalan TNI AL (Lanal) Bali mengungkap pelaku dugaan penjualan senjata api ilegal di Denpasar, Bali.
Perwira Penerangan Lanal Bali Kapten Laut (P) Eko Mey dalam keterangannya di Denpasar, mengatakan dalam pengungkapan kasus tersebut, petugas gabungan menangkap terduga pelaku berinisial ASR (33)
Merupakan karyawan perusahaan keamanan swasta dan tercatat sebagai anggota Komponen Cadangan (Komcad).
"Yang bersangkutan diamankan oleh Tim Gabungan Kodaeral V dan Lanal Bali setelah aparat memperoleh informasi terkait dugaan keterlibatan terduga tersangka dalam jaringan peredaran senjata api ilegal di wilayah Bali," katanya, Sabtu (24/1).
Dia menjelaskan ASR ditangkap di sebuah warung makan di kawasan Padang Sambian, Denpasar Barat.
ASR, pria asal Bandar Lampung tersebut diamankan oleh Tim Gabungan Kodaeral V dan Lanal Bali setelah aparat memperoleh informasi terkait dugaan keterlibatan terduga pelaku dalam jaringan peredaran senjata api ilegal di wilayah Bali.
Terduga pelaku yang saat itu hendak makan di sebuah warung di Denpasar langsung ditangkap petugas tanpa perlawanan.
Keberhasilan itu, kata EKO, merupakan hasil dari deteksi dini dan kinerja yang berkesinambungan guna mencegah potensi gangguan keamanan yang dapat mengancam kondusivitas wilayah Pulau Dewata.
Adapun barang bukti yang diamankan antara lain satu pucuk senjata api rakitan jenis Sig Sauer, empat butir amunisi tajam kaliber 9 mm, satu pucuk senjata jenis soft gun.
Baca Juga: Ramah di Kantong, Ini Mobil Bekas Murah Meriah di Denpasar
Selain itu terdapat sejumlah barang lainnya berupa atribut Komcad, beberapa kartu ATM dari berbagai bank, dan satu unit telepon genggam iPhone 13 Pro Max milik terduga tersangka.
Pada Jumat (23/1), tersangka beserta barang bukti diserahkan kepada Kepolisian Sektor Denpasar Selatan untuk ditindaklanjuti secara hukum.
Dalam kegiatan serah terima tersebut, Danlanal Bali Kolonel Laut (P) Cokorda G.P.P diwakili Palaksa Lanal Bali Mayor Laut (P) I Nyoman Astawa Yasa, secara resmi menyerahkan tersangka beserta barang bukti kepada Kapolsek Denpasar Selatan AKP Agus Adi Apriyoga untuk diproses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Danlanal Bali menegaskan penyerahan terduga pelaku dan barang bukti tersebut merupakan wujud sinergi yang solid antara TNI AL dan Polri dalam menegakkan hukum.
Serta memberantas peredaran senjata api ilegal yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selanjutnya proses diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa
-
5 Warga Tersangka Pembunuhan Pria Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Ayah Korban Pengeroyokan Usai Dituduh Curi Ayam Tinggalkan Tiga Anak
-
Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai
-
Guru SD di Buleleng Diduga Cabuli Murid, Polisi Lakukan Penyelidikan