- Seorang WN Australia (PDH) diamankan Polres Bandara Ngurah Rai karena menganiaya WN Inggris (MW)
- Insiden pemukulan terjadi di restoran keberangkatan internasional bandara akibat dugaan ketersinggungan tanpa saling kenal.
- Pelaku terancam Pasal 466 ayat 1 KUHP dengan ancaman maksimal dua tahun penjara, korban mengalami pusing.
SuaraBali.id - Seorang Warga Negara Australia berinisial PDH (59) diamankan Kepolisian Resor Bandara I Gusti Ngurah Rai karena terlibat penganiayaan.
PDH menganiaya seorang WNA asal Inggris berinisial MW (58).
Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ipda I Gede Suka Artana menjelaskan jika peristiwa terjadi pada Minggu (18/1/2026) malam di sebuah restoran di terminal keberangkatan internasional bandara.
Saat itu, keduanya sedang menunggu keberangkatan.
Perkelahian itu diduga dipicu karena ketersinggungan yang sempat terjadi saat berada di TKP.
Korban sempat didorong oleh PDH dan memukuli korban dari arah belakang. Pukulan tersebut mengenai kepala bagian belakang MW.
Meski polisi masih menelusuri penyebab ketersinggungan tersebut, Suka menyebut jika keduanya tidak saling mengenal.
Selain itu, pelaku juga tidak berada dalam pengaruh alkohol saat kejadian.
“Secara tiba-tiba (pelaku) memukul korban dari arah belakang, tepatnya di bagian belakang kepala sebelah kanan menggunakan tangan kanan mengepal sebanyak satu kali,” papar Suka dalam keterangannya pada Rabu (21/1/2026).
Baca Juga: 7 Fakta Penangkapan Costinel Zuleam di Bali: Buronan Paling Dicari di Eropa
“Motif sementara diduga karena adanya ketersinggungan antara terlapor dan korban,” imbuhnya.
Suka menjelaskan jika pihaknya juga sudah memeriksa 2 orang saksi yang membenarkan terjadinya pemukulan tersebut.
Pengecekan kamera CCTV juga sudah dilakukan di TKP.
Sementara itu, korban mengalami pusing dan menghambat aktivitasnya yang saat itu hendak meninggalkan Bali.
Polisi juga sudah melakukan visum terhadap korban.
“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami pusing dan merasa terganggu dalam menjalankan aktivitasnya,” tambah Suka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur