Konferensi pers penangkapan buronan Interpol di Mapolda Bali, Selasa (20/1/2026) malam [Suara.com/Putu Yonata Udawananda]
Baca 10 detik
- Costinel-Cosmin Zuleam, buronan Interpol, ditangkap di Denpasar, Bali, setelah bersembunyi sejak 2023.
- Zuleam masuk Indonesia November 2023, menyamar wisatawan dan tinggal bersama istri siri WNI tanpa bekerja.
- Penangkapan ini terkait perampokan keji di Sibiu, Rumania, November 2023, yang mengakibatkan korban tewas.
Dia bersama dua orang lainnya menyusup ke rumah seorang pengusaha lokal. Dia menyiksa korban untuk meminta akun kriptonya hingga korban tewas.
Selain itu, dia juga mengancam anak perempuan korban dengan senjata api.
Pasca perampokan itu, dia dan komplotannya mencuri jam tangan mewah senilai 200 ribu Euro.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang