- Desa Adat Kuta melarang pesta kembang api malam tahun baru sebagai simpati kondisi bangsa sedang tidak baik.
- Bendesa Adat Kuta hanya mengizinkan satu hotel menyalakan kembang api maksimal lima menit pukul nol00.
- Pelarangan total diberlakukan untuk penjualan petasan di wilayah Kuta, bahkan akan ada kegiatan inspeksi mendadak.
SuaraBali.id - Desa Adat Kuta memberlakukan pelarangan terhadap kegiatan pesta kembang api pada malam tahun baru mendatang.
Hal itu dilakukan sebagai bentuk simpati atas kondisi bangsa yang sedang tidak baik-baik saja.
Pada tahun-tahun sebelumnya, banyak pesta kembang api diadakan oleh hotel-hotel dan pihak lain.
Bahkan, Pemerintah Kabupaten Badung juga menggelar pesta pergantian tahun di Pantai Kuta pada tahun-tahun sebelumnya.
Namun, Bendesa Adat Kuta, Komang Alit Ardana memastikan tidak ada pesta kembang api di sekitar Pantai Kuta pada tahun 2025 ini.
Pihaknya memang tidak mengizinkan adanya pesta kembang api.
Dia menyebut hanya ada satu hotel yang mengajukan izin untuk menghidupkan kembang api.
Alit meminta agar hotel tersebut menghidupkan kembang api pada pukul 00.00 saja selama 5 menit.
“Kalau hotel-hotel yang ada di pemukiman itu saya larang, kita larang untuk pesta kemang api. Sekarang sudah tidak begitu banyak yang mengajukan izin,” ungkap Alit saat ditemui di Kuta, Kabupaten Badung, Selasa (23/12/2025).
Baca Juga: Cuma Modal Rp100 Ribuan Keliling Bali Pakai Vespa Keren! Begini Caranya
“Hanya hotel Discovery Kartika Plaza itu mengajukan izin dan kami sarankan hanya diledakkan di pukul 00.00. Saya gak izinkan (dalam waktu lama), cuma dia meledakkan 5 menit,” paparnya.
Keputusan itu dibuatnya untuk berempati dengan kondisi negara yang tidak baik-baik saja.
Faktor bencana di berbagai daerah termasuk Bali juga membuatnya melakukan hal tersebut.
“Di perubahan tahun ini bukan kita pakai untuk hura-hura, tetap kalau bisa kita berdoa biar semua baik,” ungkapnya.
“Artinya kita, ya janganlah berlebihan. Bangsa Indonesia tidak baik-baik saja,” tambah Alit.
Selain itu, pihaknya juga melarang penjualan petasan dan kembang api di daerah Kuta.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Selatan Bali-Lombok Berpotensi Terjadi Ombak 4 Meter, Wisatawan dan Nelayan Dilarang Melaut
-
Destinasi Menarik di Lampung yang Bisa Dijelajahi Setelah Turun dari Pesawat Jakarta Lampung
-
Kapolri Evaluasi Kemacetan Horor Gilimanuk Bali
-
Lebaran di Bali? Cicipi 5 Kuliner Legendaris yang Bikin Lidah Joget
-
BRILink Rieche Endah Permudah Transaksi Perbankan Warga dan Ciptakan Peluang Usaha di Sumbawa