- Acara tahunan Bali Moves, kolaborasi adidas dan Kanmo Group, sukses menyatukan gerak, kreativitas, dan komunitas di Bali.
- Bali Moves tahun ini meliputi lari pagi 5K dan puncaknya adidas Originals Moves Dance Battle bergaya 1-on-1.
- Bali dipilih karena ekosistem tari lokal bertransformasi menjadi lebih hidup, membutuhkan wadah ekspresi besar.
SuaraBali.id - Pulau Dewata tidak hanya dikenal sebagai pusat pariwisata dunia, tetapi kini semakin mengukuhkan posisinya sebagai titik temu komunitas kreatif dan gaya hidup aktif.
Hal ini dibuktikan dengan suksesnya gelaran Bali Moves, acara tahunan kolaborasi antara adidas Indonesia dan Kanmo Group yang menyatukan semangat gerak, kreativitas, dan komunitas di Bali.
Tahun ini, Bali Moves hadir dengan dua agenda besar: 5K Sunrise Beach Run yang didukung lini adidas Performance, serta adidas Originals Moves Dance Battle yang menjadi sorotan utama (highlight) dalam merayakan ekspresi budaya anak muda.
Sebagai pusat perhatian, adidas Originals Moves Dance Battle memberikan panggung bagi para penari di Bali untuk menunjukkan kemampuan freestyle mereka. Dalam format 1-on-1 battle, para peserta terpilih beradu kreativitas di hadapan juri profesional dan komunitas.
Ufa Sofura, Brand Ambassador adidas Indonesia sekaligus juri dalam kompetisi tersebut, menekankan bahwa orisinalitas adalah kunci utama penilaian.
"Kami menekankan orisinalitas, teknik, dan showmanship. Karena ini battle, kami ingin melihat siapa yang bisa menunjukkan kepercayaan diri serta karakter unik mereka secara jujur, sesuai dengan nilai dari adidas Originals," ungkapnya di sela-sela acara di Sanur.
Menurut Ufa, dunia tari di Indonesia, khususnya Bali, telah mengalami transformasi luar biasa. Jika sebelum pandemi studio tari dan kompetisi masih sangat terbatas, kini ekosistemnya jauh lebih hidup.
"Perkembangan dance di Bali sudah sangat meningkat. Sekarang sudah mulai banyak studio tari dan peserta kompetisi pun semakin beragam. Inilah alasan mengapa Bali dipilih menjadi lokasi acara ini untuk memberikan wadah dan ruang yang lebih luas bagi para dancer lokal yang potensinya sangat masif," tambah Ufa.
Sementara itu, Vice President Footwear & Active Kanmo Group, Inderpreet Singh, menjelaskan bahwa Bali adalah rumah bagi banyak komunitas kreatif yang aktif.
Melalui Bali Moves, pihaknya ingin menyediakan platform yang menjembatani olahraga, seni, dan gaya hidup.
Baca Juga: XL Ultra 5G+ Mulai Beroperasi di Bali, Hadirkan Pengalaman 5G di Denpasar dan Badung
"Kami ingin menghadirkan platform yang mendorong mereka untuk berkembang dan tetap bergerak. Kami berharap acara ini terus menjadi penghubung yang kuat bagi para pelari dan penari untuk berekspresi," jelas Inderpreet.
Acara ini dirancang sebagai ruang inklusif bagi siapa saja untuk merayakan pergerakan dalam berbagai bentuk.
Dengan suksesnya Bali Moves, diharapkan minat warga Bali terhadap dunia tari semakin besar, mendorong mereka yang memiliki talenta untuk tidak ragu memulai dan menunjukkan bakatnya di kancah yang lebih luas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Sanksi Sosial Adat Ternyata Ampuh Buat Warga Bali Takut Bila Tak Disiplin Memilah Sampah
-
Guru dan Manajer Perusahaan Asal India Selundupkan Ganja Senilai Rp1,5 Miliar di Bandara Bali
-
Gaji ASN Mataram Terancam Hanya Sampai Oktober 2026, Sekda Ungkap Penyebabnya
-
Ada 2 Pembalap Indonesia di Mandalika 2026! Ini Update Terbaru Penjualan Tiket MotoGP
-
Ngebut Bawa Tas Kuning Isi Ayam, Dua Remaja 16 Tahun di Bali Diciduk Warga