SuaraBali.id - Sebanyak 34 korban atas tenggelamnya Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Tunu Pratama Jaya ditemukan oleh Tim SAR di Bali pada Kamis (3/7/2025).
Dari jumlah korban tersebut, 5 orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Saat ini korban tewas dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Negara untuk pengecekan lebih lanjut.
Termasuk juga untuk mengecek identitas para korban.
Sementara korban tewas yang sudah teridentifikasi adalah Eko Sastriyo (51), Elok Rumantini (36), Cahyani (45), dan Anang Suryono.
Keempat korban tersebut semuanya berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur.
Kepala Basarnas Bali, I Nyoman Sidakarya menyampaikan jika pada hari ini kondisi ombak sudah semakin meninggi.
Dia mengharapkan ada informasi dari masyarakat atau nelayan sekitar jika ada korban yang terdampar di pantai.
Pasalnya, kebanyakan korban ditemukan terdampar di pesisir pantai di Jembrana karena gelombang dan arus yang mengarah ke selatan.
Baca Juga: Empat Penumpang KMP Tunu Pratama Jaya Ditemukan dengan Sekoci di Perairan Jembrana
“Mudah-mudahan ada informasi dari masyarakat terutama para nelayan karena kebanyakan korban ditemukan di pantai Jembrana. Mudah-mudahan korban yg belum ketemu bisa terdampar di sana, semua bisa kita evakuasi,” ujar Sidakarya saat ditemui di Jembrana, Kamis (3/7/2025).
“Tadi dapat informasi dari salah satu ABK yang selamat, 3-4 meter ketinggiannya,” Imbuhnya.
Untuk membantu proses pencarian, Basarnas Bali juga menurunkan KN SAR Arjuna yang akan melakukan pencarian di sekitar titik lokasi.
Kapal tersebut sudah diterjunkan pada pukul 16.00 WITA.
Selain itu, Sidakarya juga mengungkap jika helicopter HR-3606 dari TNI juga diterjunkan dalam pencarian.
Proses pencarian berfokus ke arah selatan dari titik kejadian dikarenakan arus gelombang yang mengarah ke selatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!
-
Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka