SuaraBali.id - Gara-gara kabar akan mendatangkan megabintang sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo yang tak jelas, Yayasan Graha Kasih yang dipimpin Dr Susi Maria Katipana akan ditelusuri legalitasnya.
Hal ini karena sumber informasi kedatangan pemain klub Al Nassr tersebut berawal dari Yayasan ini. Belakangan kabar kedatangan Ronaldo ini malah disebut sebagai hoaks.
Saat ini, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur telah membentuk tim untuk mengecek legalitas dari Yayasan Graha Kasih Indonesia yang awalnya mengajak megabintang sepakbola dunia Cristiano Ronaldo ke Indonesia, khususnya ke Kupang untuk melaksanakan misi kemanusiaan.
“Saat ini berkaitan dengan yayasan, kami sedang melakukan penjajakan dengan pihak-pihak terkait,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda NTT Rita Wuisan, Rabu (20/2/2025).
Masyarakat diminta bersabar supaya pemerintah NTT bisa mengecek legalitas dari Yayasan itu.
“Berikan kami waktu satu atau dua hari ini,” ujar dia.
Sedangkan saat ditanya soal pandangan rencana kedatangan mantan pemain Real Madrid itu, dia pun tak yakin Ronaldo akan datang ke Kupang.
Kendati demikian, sang pemilik Yayasan bersikukuh bahwa Ronaldo akan tetap datang ke Kupang.
Pemprov NTT mengimbau masyarakat tidak lagi berkumpul di bandara atau di manapun untuk menunggu kedatangan Ronaldo. (ANTARA)
Baca Juga: Ronaldo Akan Datang ke Kupang Ditemani Artis Asal AS
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri