SuaraBali.id - Masyarakat diminta untuk mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang yang dapat terjadi di NTT mulai Kamis (9/1) hingga Sabtu (11/1/2025).
Hal ini dikemukakan oleh Badan Meteorologi, Geofisika, dan Klimatologi (BMKG).
"Selama tiga hari ke depan, waspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin berdurasi singkat di mayoritas wilayah NTT,” kata Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang Paulina Margaretha, Kamis (9/1/2025).
Adapun potensi hujan sedang, lebat hingga petir dan angin kencang bisa terjadi di sejumlah wilayah NTT.
Diantaranya Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Malaka dan Kabupaten Belu.
Namun berpotensi juga terjadi di Kabupaten Alor, Sikka, Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat, dan Sumba Barat Daya.
Untuk itu, kata Paulina, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini harian di wilayah NTT yang berlaku hingga Sabtu (11/1) pukul 08.00 WITA.
Sedangkan untuk hari ini, Jumat (10/1) terdapat 11 wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai petir. Sebelas wilayah tersebut meliputi Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Sabu Raijua, Rote Ndao, TTU, TTS, Belu, Alor, Nagekeo, Manggarai Barat, dan Sumba Timur.
Adapun wilayah temperatur suhu di Kota Kupang diperkirakan 24 sampai 32 derajat Celsius dengan kecepatan angin 14 kilometer per jam.
Baca Juga: 15 Kapal Pelni Ubah Rute Jelang Natal & Tahun Baru 2025, Ada Mudik Gratis
Paulina mengimbau agar masyarakat mengikuti informasi prakiraan cuaca terkini pada laman web cuaca.bmkg.go.id. atau media sosial @infobmkgeltari. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun
-
Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG