SuaraBali.id - Produk-produk perawatan kecantikan bermerek Sensatia Botanicals menjadi salah satu andalan Indonesia. Kosmetik lokal yang berasal dari Bali ini telah lama dikenal masyarakat sebagai produk yang menggunakan bahan-bahan berkualitas tinggi, yang telah sukses menaklukkan pasar ekspor.
Sensatia Botanicals didirikan oleh Michael Lorenti yang berasal dari Amerika Serikat. Awalnya ia terpukau dengan kekayaan alam Bali, yang kemudian menginspirasinya untuk menciptakan produk lokal dari Pulau Dewata.
Sensatia Botanicals lahir di desa kecil bernama Jasri di Karangasem, Bali, pada tahun 2000. Ketika itu, sebuah komunitas kecil mulai memproduksi sabun mandi dari minyak kelapa. Seiring berjalannya waktu, Sensatia Botanicals membuat berbagai produk, yang kini sudah hadir dalam berbagai kategori, yaitu Face, Body, Bath, Hair, Mother & Baby, Men, Lifestyle dan Gift.
Saat ini, Sensatia Botanicals telah memiliki lebih dari 300 produk yang terdaftar dalam Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan merupakan perusahaan yang telah tersertifikasi Good Manufacturing Practice (GMP). Untuk menjaga kualitas produk, Sensatia Botanicals mengambil bahan baku yang berasal dari sumber atau negara penghasil tanaman itu sendiri.
Setiap bahan baku yang diterima akan dites lebih dulu di dalam laboratorium perusahaan, sebelum diproses menjadi sebuah produk. Produk Sensatia Botanicals juga melalui proses pengecekan kualitas yang ketat sebelum diedarkan, untuk memastikan bahwa seluruh hasil produksi telah memenuhi standar dan spesifikasi perusahaan.
Di tingkat internasional, produk Sensatia Botanicals telah terdaftar di Cosmetic Products Notification Portal (CPNP) di Eropa dan Voluntary Cosmetic Registration Program (VCRP) di Amerika Serikat.
Bisnis Berkelanjutan bagi Komunitas dan Lingkungan
Tak sekadar mencari keuntungan, Sensatia Botanicals memiliki misi lain, yaitu memberdayakan komunitas lokal, yaitu warga yang tinggal sekitar Desa Jasri. Selain itu, Sensatia Botanicals juga bertujuan untuk tetap menjalankan bisnis secara berkelanjutan dengan meminimalisir dampak pada lingkungan.
Komitmen kepada komunitas lokal dan lingkungan diwujudkan oleh Sensatia Botanicals dengan beberapa program yang dilakukan, misalnya membersihkan pura dan pantai di kawasan Desa Jasri. Bagi customer, Sensatia Botanicals menyediakan penggunaan tas belanja yang mudah terurai untuk setiap pembelian di toko ritel dan menerima botol kosong yang dikembalikan oleh pelanggan untuk diolah kembali oleh mitra waste management. Perusahaan ini juga mendukung komunitas lokal di Desa Jasri melalui donasi rutin.
Baca Juga: Sempurnakan Kecantikan Wanita Bali, Ini Filosofi Sanggul Pusung Tagel
Selain itu, dalam pembuatan produknya, Sensatia Botanicals tidak melalui uji coba terhadap hewan, dan produk-produknya tidak mengandung paraben, minyak sawit, pewarna sintetis, dan wewangian buatan. Hal ini merupakan komitmen nyata Sensatia Botanical dalam pelestarian alam dan lingkungan yang berkesinambungan.
Produk-produk Sensatia Botanicals kini bisa didapatkan secara mudah melalui berbagai saluran distribusi, antara lain melalui situs web resmi, toko ritel fisik, dan platform online seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, dan Blibli.
Selain itu, Sensatia Botanicals telah membentuk aliansi strategis dengan lebih dari 150 hotel dan resor baik di Indonesia maupun di luar negeri.
Tak cuma di Indonesia, produk Sensatia Botanicals juga telah ditemui di berbagai negara di dunia, karena perusahaan telah membina kemitraan yang berharga dengan distributor di Turki, Taiwan, Rusia, Tiongkok, Jepang, dan Malaysia.
Informasi lebih lanjut mengenai Sensatia Botanicals dapat mengunjungi Instagram @sensatiabotanicals atau situs www.sensatia.com
Berita Terkait
-
Sempurnakan Kecantikan Wanita Bali, Ini Filosofi Sanggul Pusung Tagel
-
Profil Celina Locks, CEO Perusahaan Kecantikan yang Resmi Menikah dengan Ronaldo
-
Ketahui Manfaat Kandungan AHA & BHA pada Produk Skincare
-
Ketemu di Bali, Kecantikan Nana Mirdad dan Dian Sastro Dipuji Warganet: Gadis-gadis yang Gak Pernah Tua
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
WNI dan WNA Dilaporkan Hilang Tertimbun Longsor Masih Dicari
-
Darya-Varia Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan DiVi Lab di Self-Care AMRUN 5K 2026, Bali
-
Tiga Wilayah Bali Diterjang Longsor, Dua Orang Diduga Masih Tertimbun
-
Longsor Terjang Eco Park Pelaga Bali, Dua Orang Dilaporkan Tertimbun
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah