SuaraBali.id - Striker veteran, Ilija Spasojevic mengumumkan kepergiannya dari Bali United setelah membela klub yang bermarkas di Stadion Kapten I Wayan Dipta itu selama 6,5 tahun. Namun, misteri masih mengelilingi langkah selanjutnya bagi pemain berusia 36 tahun itu.
Dalam pernyataannya saat meninggalkan klub berjuluk Serdadu Tridatu itu, Spaso hanya memberikan petunjuk jika dia akan menapaki babak karir yang baru. Namun, dia belum menegaskan pilihannya dalam pernyataannya itu.
“Saat ini saya akan berpindah ke babak baru dari karier saya dan saya mengucapkan terima kasih kepada manajemen, para pelatih, para pemain dan semeton yang telah membuat waktu saya di sini begitu istimewa,” ujar Spaso pada Jumat (12/7/2024).
Bagi pemain seusianya, pilihan untuk menggantung sepatu dan mulai mencoba jalan kepelatihan sangat mungkin terjadi. Namun, jika mencontoh sejumlah pemain uzur yang masih kompetitif di Indonesia, opsi Spaso untuk melanjutkan karir sebagai pemain juga masih terbuka.
Pada Liga 1 musim ini saja, Beto Goncalves masih akan bertarung sebagai ujung tombak PSBS Biak pada usia 43 tahun.
Selain itu, status Spaso yang merupakan WNI dapat menarik perhatian klub lain karena tidak perlu mengorbankan slot pemain asing mereka.
Meski masa depannya masih menjadi misteri, Spaso masih mengharapkan agar suatu saat dia dapat kembali menjadi bagian dari Bali United. Baik itu sebagai pemain, staf pelatih, atau bagian lainnya.
“Selamat tinggal Bali United dan saya berharap untuk bisa kembali ke pulau indah ini dan menjadi bagian dari keluarga Bali United lagi. Terima kasih untuk kenangan, kemenangan dan cinta. Sukses selalu dan sampai berjumpa lagi,” tuturnya.
Spasojevic adalah salah satu pemain terbesar dalam sejarah Bali United. Sejak pindah dari Bhayangkara FC pada tahun 2017 lalu, dia sukses mencetak 88 gol dari 188 pertandingan hingga akhir musim lalu.
Baca Juga: Kiper Baru Bali United Angkat Bicara Soal Harus Bersaing Dengan Adilson Maringa
Dengan membukukan jumlah gol tersebut, Spaso juga merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub. Unggul cukup jauh dari pesaing terdekatnya seperti Sylvano Comvalius yang memiliki 37 gol.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun