Scroll untuk membaca artikel
Eviera Paramita Sandi
Jum'at, 17 November 2023 | 15:49 WIB
Penampakan pintu masuk Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya, Jakarta Timur. (Suara.com/Arga)

Sementara itu, Menpan RB  Abdullah Azwar Anas dalam kesempatan yang sama mengungkapkan peristiwa masa lalu merupakan hal yang penting untuk meluruskan sejarah.

Data-data baru terkait sejarah masa lalu pun, lanjut dia, dapat dirangkai kembali untuk menambah pengetahuan masyarakat.

“Sementara sejarah kita, hanya berpihak kepada kekuasaan dan setelah itu baru kami telusuri dan fakta sejarah itu mulai dirangkai,” katanya. (ANTARA)

Baca Juga: Surat Cinta Bung Karno Untuk Ratna Sari Dewi Ungkap Tak Tahu Apapun Soal G30SPKI

Load More