SuaraBali.id - Laga fase Grup G Piala AFC 2023/2024 akan tersaji di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali, Rabu (8/11/2023). Hal ini membuat Tim Australia, Central Coast Mariners mengantisipasi pembalasan tim tuan rumah Bali United.
Menurut Pelatih Kepala Central Coast Mariners Mark Jackson dalam jumpa pers H-1 fase Grup G Piala AFC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (7/11/2023), Bali United dinilai punya pemain bagus.
“Kami harus siap karena tim Bali United bisa menjadi tim yang berbahaya, punya pemain bagus dan berbahaya,” katanya.
Menurutnya, Bali United memiliki antisipasi yang kuat ketika mendapatkan serangan saat berhadapan dengan timnya di Australia pada Kamis (26/10).
Meski klub asal Gosford, New South Wales itu saat ini menghuni posisi puncak klasemen sementara di Grup G Piala AFC, namun ia tidak bisa memandang remeh tim lawan Bali United.
Menurutnya juga bila lengah akan menjadi masalah karena tim lawan dengan julukan Serdadu Tridatu itu merupakan tim yang kuat dengan didukung penuh suporter di kandang.
Namun skuad dari Australia itu dalam keadaan siap berkompetisi menghadapi tim tuan rumah.
“Ini pertandingan yang berat. Walau kami di posisi puncak tapi kami rasa Bali United tim yang kuat, bisa jadi masalah. Jadi kami perlu bersiap pertandingan besok,” katanya.
Mark mengaku skuadnya tidak yang mengalami cedera walau dalam minggu ini menjalani pertandingan di kompetisi domestik dan Piala AFC.
Seperti diketahui sebelumnya pada Sabtu (4/11), CC Mariners kalah melawan Perth Glory dengan skor 2-0 di Perth, Australia.
Skuad ini datang ke Bali untuk meladeni duel melawan Bali United pada Sabtu (8/11) dan setelah itu melawan Brisbane Roar pada kompetisi domestik A League di Brisbane, Minggu (12/11).
“Ada banyak rotasi di tim tapi pemain itu saya yakin mereka bisa menampilkan yang terbaik,” katanya.
Bali United dijadwalkan menjamu Central Coast Mariners pada Rabu (8/11) di Stadion Kapten I Wayan Dipta Kabupaten Gianyar pada laga keempat fase grup G Piala AFC pukul 20.00 WIB. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle
-
Australia Kalah dari Amerika Serikat, Tony Popivic: Kami Terlihat Lesu, Kaki Terasa Berat
-
Pochettino Puas AS Kalahkan Australia, Sebut Timnya Dominan di Piala Dunia 2026
-
Tumbangkan Australia 2-0, Amerika Serikat Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Modus Ajak Menikah, WNA di Lombok Paksa Korban Masuk Fantasi Seksual Menyimpang
-
Praktik Curang di Program Makan Bergizi Gratis, Lalu Iqbal: Tobat atau Saya Tangkap!
-
Lombok Tengah Dukung Penutupan Sementara MBG Saat Libur Sekolah
-
Mahasiswa Desak Presiden Prabowo Copot Natalius Pigai dari Kursi Menteri
-
Ribuan Relawan Makan Bergizi Gratis di NTB Demo Turun ke Jalan