Sementara itu, Direktur Utama RSUD NTB, dr. H. Lalu Herman Mahaputra mengatakan, keterlibatan tim dari Indonesia untuk Palestina harus berdasarkan koordinasi dengan pemerintah pusat karena ini antar negara.
Oleh karena itu, keterlibatan tim medis RSUD NTB ke Palestina tergantung dari arahan pemerintah pusat.
“Kami tinggal menunggu perintah dari pusat, kemudian nanti kami juga menunggu perintah dari Bapak Gubernur,” katanya.
Ia menegaskan bisa menjadi garda terdepan untuk penanganan kasus bilamana dibutuhkan untuk warga Palestina saat ini. Namun pengiriman tim medis ini tergantung dari permintaan dari pemerintah pusat.
“Kita siap bilamana pemerintah dalam hal ini membutuhkan bantuan dari sisi kesehatan. RSUD Provinsi NTB akan menjadi garda terdepan dalam penanganan kasus-kasus bilamana dibutuhkan di Palestina,” katanya.
Kontributor: Buniamin
Berita Terkait
-
'Jangan Buat Telinga Tuli atas Tangisan Gaza!' Massa di Jakarta Desak Pembatalan Konser Bocelli
-
Lautan Manusia Padati Monas, Dubes Palestina Terharu: Dukungan Rakyat Indonesia Sangat Luar Biasa!
-
Konser di Borobudur, Andrea Bocelli Bawa Perdamaian & Misi Donasi 100.000 Sepatu Bagi Anak Palestina
-
Dua Bulan Pascakebakaran, Wisatawan Mulai Kembali Sambangi Desa Adat Sade
-
Ulasan Panggung untuk Palestina: Novel Anak yang Ajari Peduli dan Empati
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Ditangkap, Bos Agen Travel Raup Keuntungan Rp350 Juta per Calon Jamaah Haji
-
Berikan Akses Pendidikan Berkualitas, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Khusus
-
Dua WN China Curi Uang Bule Australia Rp27 Juta di Penerbangan Jakarta-Denpasar
-
Karyawan Maskapai di Bandara Bali Tilap Duit Perusahaan Rp600 Juta untuk Judol
-
Pendidikkan Coding Wajib di 2027, Potensi Pengembangan AI Indonesia Dilirik Investor Polandia