SuaraBali.id - Atlet panjat tebing Desak Made Rita Kusuma Dewi menorehkan catatan gemilang di Asian Games 2022 yang digelar di Hangzhou China.
Desak Made berhasil memecahkan rekor panjat tebing tercepat setelah mencatatkan waktu 6,600 detik pada babak kualifikasi nomor speed Asian Games 2022 yang berlangsung di Shaoxing Keqiao Yangshan Sports Climbing Centre, Selasa Selasa (2/10/2023).
Atlet asal Bali ini mengalahkan rekor sebelumnya dibuat oleh atlet Indonesia Aries Susanti Rahayu yaitu 7,61 detik di Asian Games 2018.
Pada babak kualifikasi, Desak Made Rita awalnya mencatatkan waktu 6,667 detik di jalur B. Ia lalu memperbaiki catatan waktunya menjadi 6,600 detik pada penampilan keduanya di jalur A yang sekaligus menjadi catatan waktu terbaik dari 16 atlet yang lolos ke final, sebagaimana yang dikabarkan oleh Antara.
Desak Made Rita bersama wakil Indonesia Rajian Sallsabillah dipastikan lolos ke final. Mereka pun bakal bersaing dengan wakil China Lijuan Deng dan Di Niu serta atlet Uzbekistan Tamara Ulzhabayeva.
Ini bukan kali pertama Desak Made Rita mencatatkan penampilan apik. Peringkat dua dunia merupakan salah satu bintang panjat tebing Indonesia.
Desak Made Rita juga telah mengantongi tiket ke Olimpiade 2024 berkat penampilannya yang konsisten di cabang olahraga panjat tebing nomor speed.
Nama: Desak Made Rita Kusuma Dewi
Tempat, tanggal, lahir: Buleleng, 24 Januari 2001.
Prestasi:
- Juara Kejuraan Dunia IFSC Climbing World Championships 2023 Bern
- Runner up Kejuaraan Kontinental 2022
- Runner up Piala Dunia Panjat Tebing di Jakarta dan Salt Lake City 2023
- Juara PON 2021 Papua
Baca Juga: Beringasnya Pemain Timnas Korea Utara di Asian Games: Curi Minuman Lawan sampai Serang Wasit
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis